
Menko AHY Dorong Kawasan Transmigrasi Punya Daya Tarik Investasi agar Ekonomi Tumbuh Berkelanjutanang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY)/(Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menegaskan pengelolaan kawasan transmigrasi saat ini harus berfokus pada daya tarik investasi dan keberlanjutan ekonomi. Pemerintah ingin memastikan kawasan transmigrasi tidak lagi dipandang sekadar lokasi pemindahan penduduk.
Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat menghadiri Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot tahun kedua bersama Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta jajaran pimpinan tinggi Kementerian Transmigrasi di Jakarta, Selasa (29/7).
"Yang dulu paradigmanya adalah memindahkan penduduk ke luar Jawa, kini paradigmanya menjadi bagaimana membangun kawasan-kawasan tersebut sehingga menjadi daya tarik bagi perpindahan penduduk, investasi, dan juga pembangunan atau pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Menko AHY.
Menko AHY membeberkan dari 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia, kondisinya saat ini masih bervariasi. Ada wilayah yang sukses berkembang menjadi pusat ekonomi baru, namun tidak sedikit pula yang justru terbengkalai karena kendala konektivitas.
"Ada 154 kawasan transmigrasi yang kita harapkan juga bisa hidup. Sebagian sukses, sebagian belum sukses. Misalnya karena keterbatasan infrastruktur, konektivitas, yang menyebabkan kawasan transmigrasi itu akhirnya ditinggalkan oleh mereka yang sebetulnya sudah lama berada di daerah tersebut," ungkap Menko AHY.
Oleh karena itu, hadirnya 1.476 peserta Tim Ekspedisi Patriot dari perguruan tinggi terbaik Indonesia diharapkan mampu mengidentifikasi serta memetakan keunggulan tiap wilayah secara spesifik.
"Kita ingin memetakan potensi wilayah. Misalnya di suatu daerah punya potensi pertanian atau perkebunan, mungkin di daerah yang lain potensinya adalah pariwisata, ekonomi kreatif. Di tempat yang lain industri, hilirisasi, dan lain-lain. Jadi itu semua bisa kita analisa dengan baik, kemudian dilaporkan langsung dari lapangan oleh para mahasiswa-mahasiswi tadi," tambahnya.
Lebih lanjut, Menko AHY mengapresiasi semangat para akademisi muda yang bersedia terjun langsung ke lapangan. Ia menjamin hasil analisis riset di kawasan transmigrasi tidak akan sia-sia karena akan dijadikan dasar pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat.
"Peran mereka nanti benar-benar berada di lapangan, tetapi secara keilmuan bisa dipertanggungjawabkan. Data yang didapatkan tentu menjadi referensi empiris, melengkapi data yang sudah dimiliki oleh pemerintah saat ini," tegas Menko AHY.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengungkapkan pihak kementerian telah melakukan serangkaian koordinasi teknis guna mengantisipasi berbagai potensi risiko di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022