
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud. (Dok. MUI)
JawaPos.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mempercepat konsolidasi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di seluruh Indonesia menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 yang tinggal sekitar 40 hari lagi.
”PBNU terus melakukan konsolidasi dengan PWNU dan PCNU se-Indonesia untuk bisa memberikan dorongan cepat agar PWNU dan PCNU se-Indonesia berusaha menjadi peserta Muktamar penuh, sebagai hak dari PWNU dan PCNU,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul seperti dilansir dari Antara di Surabaya.
PWNU dan PCNU yang belum melengkapi dokumen persyaratan agar segera menuntaskan, sehingga dapat memperoleh Surat Keputusan (SK) dari PBNU sebelum pelaksanaan Muktamar. Gus Ipul berharap waktu yang tersisa dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh PWNU dan PCNU yang masih melengkapi persyaratan administrasi.
Selain itu PBNU memberikan kesempatan kepada seluruh PWNU dan PCNU agar seluruh proses administrasi dapat diselesaikan, sehingga dapat menjadi peserta Muktamar. Pendampingan juga diberikan kepada PWNU dan PCNU, termasuk di Papua, melalui tim yang menangani penyelesaian SK.
”Kami berharap kepada seluruh pimpinan PCNU dan PWNU bisa memperoleh, mendapatkan informasi, dan mengakses segala hal yang berkaitan dengan Muktamar berdasarkan media-media resmi atau sumber-sumber resmi yang dimiliki oleh PBNU yang terpercaya. Jangan mudah percaya dengan cerita-cerita yang tidak berdasar, karena di luar sana banyak berita-berita yang bernuansa menyesatkan," ujar Gus Ipul.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud digadang-gadang maju pada kontestasi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada gelaran Muktamar NU ke-35. Muktamar akan dihelat di Jombang, Jawa Timur, mulai 27 hingga 31 Agustus 2026.
Dukungan kepada KH Marsudi Syuhud untuk menjadi pemimpin tertinggi di NU pun mulai mengalir. Dukungan itu muncul didasari banyak penilaian positif terhadap KH Marsudi Syuhud yang kiprahnya banyak diakui berbagai kalangan, baik regional, nasional, maupun internasional.
Dari Kabupaten Mesuji misalnya, dukungan kepada KH Marsudi Syuhud datang dari Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mesuji Lampung periode 2024–2029, KH Abdul Karim Mahfudz. Dia menilai, KH Marsudi Syuhud memiliki pengalaman dalam dunia ekonomi secara internasional.
KH Marsudi Syuhud juga merupakan tokoh yang mampu merangkul semua pihak yang berselisih. Sosoknya sangat luwes, egaliter dan lekat dengan budaya pesantren.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
