
Rais Syuriyah PBNU sekaligus Sekretaris Steering Committee Muktamar, Mohammad Nuh, membantah isu penahanan SK PWNU dan PCNU. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membantah adanya penahanan SK kepengurusan PCNU dan PBNU, sebagai syarat mengikuti Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Agustus 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Rais Syuriyah PBNU sekaligus Sekretaris Steering Committee Muktamar, Mohammad Nuh, menanggapi isu yang beredar bahwa PBNU sengaja menahan SK untuk kepentingan politik.
"Saya pastikan tidak ada penyanderaan SK. Surat Keputusan adalah hak PCNU, PWNU. PBNU berkewajiban menerbitkannya sepanjang persyaratan organisasi dipenuhi," tuturnya di Surabaya, Selasa (21/7) kemarin.
Meski demikian, Nuh tak menampik bahwa masih ada pengurus cabang maupun Wilayah yang terkendala syarat administrasi, sehingga surat keputusan (SK) untuk mengikuti Muktamar, belum bisa terbit.
"Alhamdulillah nggak sampai 100 (yang terkendala SK) saya kira. Sementara yang sudah kita selesaikan oleh tim panel ini sudah 180-an (SK kepengurusan PCNU dan PWNU), ya," lanjut mantan Rektor ITS itu.
Setiap persoalan administrasi ditelusuri secara bertahap untuk mengetahui penyebab keterlambatan penerbitan SK.
Setelah penyebab ditemukan, PBNU bersama pengurus terkait mencari solusi penyelesaiannya.
"Kami menggunakan pendekatan how to solve. Ada sebagian yang masa berlaku SK-nya baru habis belakangan sehingga kami berikan kebijakan perpanjangan, terutama yang habis pada bulan Juli (2026)," ucapnya.
Sementara itu, bagi PCNU atau PWNU yang masa berlaku SK-nya masih mencukupi, PBNU memberi waktu untuk menyelenggarakan konferensi wilayah maupun cabang sesuai ketentuan yang berlaku.
PBNU juga menerapkan kebijakan khusus bagi kepengurusan NU di wilayah Papua. Langkah afirmatif ini diambil karena kondisi geografis, keamanan, dan tantangan organisasi di wilayah tersebut berbeda dibandingkan daerah lain.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
