
Situasi Kejagung kembali kondusif usai digeruduk massa aksi, Rabu (22/7) malam. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Situasi di sekitar Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, dipastikan telah kembali kondusif pada Rabu (22/7) malam. Arus lalu lintas serta aktivitas warga di kawasan tersebut kembali berjalan normal setelah sempat digeruduk oleh massa unjuk rasa sejak siang hingga malam hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 22.43 WIB, arus kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas tanpa hambatan.
Pahad, 35, seorang penjual kopi keliling di sekitar lokasi, mengungkapkan bahwa massa aksi telah memadati area gedung sejak pukul 13.00 WIB.
"Pas malam jam 18.30 WIB, mulai ada bakar-bakar ban. Cuma enggak terlalu besar, langsung dipadamkan sama petugas," ujar Pahad, Rabu (22/7).
Meski begitu, massa tetap melanjutkan aksi mereka. Massa baru membubarkan diri sekitar pukul 20.00 WIB.
"Jam 20.00 WIB mereka bubarkan sendiri. Gak ada paksaan dari petugas," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh sorotan tajam masyarakat terhadap penanganan hukum yang dinilai tebang pilih. Massa yang mengatasnamakan Jaringan Intelektual Hukum Nasional mendatangi Korps Adhyaksa untuk mempertanyakan transparansi penanganan kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Massa mendesak Kejagung bersikap terbuka dengan menampilkan keberadaan Febrie Adriansyah ke publik, sebagaimana perlakuan terhadap tersangka kasus korupsi pada umumnya.
Baca Juga:Sempat Didemo Massa soal Perkara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Gedung Kejagung Kini Kondusif
Direktur Jaringan Intelektual Hukum Nasional, Riswan Siahaan, menyuarakan kekecewaannya atas perbedaan perlakuan hukum dalam kasus ini. Ia membandingkan posisi Febrie dengan tersangka lain dari pihak swasta, Don Ritto, yang sudah ditahan.
"Hari ini saya bersama kawan-kawan menyampaikan aspirasi terkait peristiwa yang bermuka di publik terkait eks Jampidsus yang sampai hari ini tidak tahu kejelasannya di mana," kata Riswan di Kejagung, Rabu (22/7).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022