
Petugas kepolisian di Yahukimo menyelidiki serangan OTK yang menyebabkan Brigadir Polisi Fredi Lukas Awes gugur pada Senin malam (20/7). (Polri)
JawaPos.com - Kabar duka datang dari Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pada Senin malam (20/7) seorang polisi bernama lengkap Brigadir Polisi Fredi Lukas Awes gugur. Dia diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam hingga akhirnya meregang nyawa.
Penganiayaan diduga terjadi jelang tengah malam. Persisnya pukul 23.30 WIT. Jenazah Brigadir Fredi ditemukan di Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Distrik Dekai, dengan sejumlah luka akibat serangan senjata tajam.
Untuk mengungkap kematian korban, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan BKO Brimob Yon B Polda Papua tengah memburu pelaku.
Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz AKBP Andri Alam mengungkapkan bahwa jajarannya langsung bergerak melakukan serangkaian penyelidikan. Langkah itu diambil setelah memastikan jenazah Fredi dievakuasi ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan untuk kemudian disemayamkan di rumah duka.
”Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” terang AKBP Andri kepada awak media pada Rabu (22/7).
Andri memastikan, seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Dia memastikan akan mengungkap pelaku serta motif di balik serangan terhadap korban.
Hal serupa ditegaskan oleh Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani. Dia memastikan langkah penyelidikan berjalan.
”Kami memastikan peristiwa ini akan ditangani secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh langkah penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata dia.
Pengumpulan alat bukti serta pengambilan keterangan terkait dengan serangan tersebut sudah berjalan. Faizal juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Fredi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022