
Penghormatan terakhir diberikan oleh TNI AU kepada Serda Raden Rangga Satya yang meninggal dunia usai menyelamatkan pelajar tenggelam di pantai. (TNI AU)
JawaPos.com - Penghormatan terakhir diberikan oleh TNI AU kepada Serda Raden Rangga Satya. Pada Minggu (21/6), prajurit Angkatan Udara itu dinyatakan meninggal dunia, gugur usai menyelamatkan seorang pelajar yang terseret arus di Pantai Nirun, Desa Elaar Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa Serda Rangga gugur bersama personel Polda Maluku, Briptu Nanda Tutupoho. Keduanya ikut terbawa arus dan gelombang setelah menyelamatkan seorang siswi SMP berinisial OPY yang masih berusia 16 tahun.
”Peristiwa bermula ketika seorang pelajar SMP berinisial OPY yang sedang berwisata bersama rombongannya, terjatuh ke laut dan meminta pertolongan,” kata Nyoman dalam keterangan resmi pada Selasa pagi (23/6).
Saat mendengar teriakan minta tolong dari OPY, Serda Rangga bersama Briptu Nanda segera terjun ke laut untuk memberikan pertolongan.
Nahas, mereka berdua harus berhadapan dengan ombak besar dan arus yang kuat sampai terseret ke area tebing pantai. Warga yang berada di sekitar lokasi pun segera berdatangan dan turut membantu proses evakuasi.
”Korban pelajar berhasil dievakuasi lebih dahulu dalam keadaan selamat. Sementara itu, Serda Rangga dan Briptu Nanda sempat terbawa arus sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga dan dibawa ke Puskesmas Danar untuk mendapatkan pertolongan pertama,” imbuhnya.
Sayangnya, dalam perjalanan menuju Puskesmas Danar Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia. Demikian pula Briptu Nanda yang sempat dirujuk ke RSUD Karel Sadsuitubun, dia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Menurut Nyoman, tindakan Serda Rangga dan Briptu Nanda mencerminkan nilai-nilai pengabdian, keberanian, dan kepedulian terhadap sesama.
”TNI Angkatan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Serda Rangga dalam aksi kemanusiaan tersebut. Pengorbanannya menjadi teladan tentang arti pengabdian, keberanian, dan kepedulian kepada sesama. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Sebelumnya, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko juga telah menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Briptu Nanda dan Serda Rangga. Menurut dia, anggota polisi dan prajurit TNI tersebut sudah menunjukkan pengabdian tertinggi.
”Polri berduka atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang mengalami musibah. Tindakan almarhum merupakan cerminan nyata nilai-nilai kemanusiaan, keberanian, dan pengabdian yang menjadi jati diri setiap insan Bhayangkara,” ungkap Trunoyudo.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
