
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/7). (Istimewa).
JawaPos.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (7/7). Nanik mendatangi markas lembaga antirasuah bersama dua Wakil Kepala BGN, yakni Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, kedatangan Pimpinan BGN dalam rangka membahas berbagai hal, salah satunya pencegahan korupsi di lingkungan BGN dalam rangka mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Siang ini, KPK menerima audiensi dari jajaran BGN, untuk membahas berbagai hal khususnya pada aspek pencegahan korupsi," kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (7/7).
Audiensi itu dilakukan setelah KPK mengeluarkan hasil monitoring pencegahan korupsi di internal BGN, dalam rangka pencegahan korupsi pada pengadaan program MBG.
"Terlebih sebelumnya KPK melalui Direktorat Monitoring juga telah menyampaikan hasil kajian dan rekomenasi perbaikan terkait tata kelola pada program Makan Bergizi Gratis (MBG)," tegasnya.
Dalam analisisnya, KPK senpat mengungkap bahwa program MBG yang dinilai masih menyisakan persoalan di lapangan. Dalam kajiannya, KPK menemukan indikasi bahwa penerima manfaat belum sepenuhnya menyasar kelompok rentan. Bahkan, warga miskin disebut ada yang tidak mendapatkan program tersebut.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminuddin, mengungkapkan risiko ketidaktepatan sasaran penerima MBG masih cukup tinggi. Menurutnya, temuan itu muncul dari hasil pengamatan lapangan maupun evaluasi tata kelola program.
“Yang mestinya mereka secara ekonomi tidak mampu untuk makan bergizi susah, bahkan kadang-kadang sehari makan cuma sekali, justru tidak dapat program MBG. Tapi mereka-mereka yang secara ekonomi sudah cukup, justru mendapatkan program MBG,” kata Aminuddin dalam diskusi KPK bersama jurnalis, Rabu (20/5).
Ia mencontohkan kondisi tersebut ditemukan berdasarkan pengamatannya saat pulang ke kampung halaman beberapa bulan lalu. Menurutnya, terdapat warga yang secara ekonomi tergolong kurang mampu, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang semestinya menjadi prioritas, namun tidak tersentuh program.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022