Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 01.01 WIB

Menhut Raja Juli Luncurkan Empat Proyek, Perdagangan Karbon Tak Lagi Omon-omon

Menhut Raja Juli Antoni. (Istimewa) - Image

Menhut Raja Juli Antoni. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meresmikan Sentra Karbon Kehutanan Indonesia atau Indonesia Forest Carbon Hub. Hal itu sebagai salah satu upaya untuk menjadikan Indonesia pusat perdagangan karbon di tingkat global.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, Indonesia Forest Carbon Hub diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perdagangan karbon yang kredibel. Sebab, skema jual-beli karbon yang berintegritas hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

”Indonesia Forest Carbon Hub diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perdagangan karbon yang kredibel. Dari sisi permintaan, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan International Emissions Trading Association (IETA). Organisasi yang beranggotakan puluhan perusahaan besar dunia tersebut diharapkan dapat mendukung Indonesia menjadi pusat (hub) perdagangan karbon global,” kata Raja Juli seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, nota kerja sama dengan IETA telah ditandatangani pada 10 Oktober 2025. Selain itu, untuk menjaga tata kelola kehutanan dan memastikan karbon Indonesia memiliki integritas tinggi, pemerintah juga bekerja sama dengan Integrity Council for the Voluntary Carbon Market (ICVCM).

”Lembaga tersebut akan membantu memastikan metodologi pengukuran, perhitungan, dan pencegahan kebocoran karbon (carbon leaks) sesuai standar internasional,” ucap Raja Juli.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni juga resmi meluncurkan Persetujuan Menteri Kehutanan tentang penerbitan unit karbon melalui skema Non Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (Non SPE-GRK). Peluncuran ini menandai dimulainya perdagangan karbon kehutanan secara lebih konkret melalui proyek-proyek yang telah siap dipasarkan.

”Kepada yang telah siap nanti diregistrasi dan didagangkan supaya tidak omon-omon saja, jadi bisa langsung ada yang konkret kita dagangkan,” kata Menhut Raja Juli Antoni.

Menhut Raja Juli Antoni menyebut percepatan tersebut merupakan hasil kepemimpinan dan dukungan penuh Presiden Prabowo terhadap pengembangan ekonomi hijau. Berbagai gagasan yang sebelumnya sulit diwujudkan kini berhasil direalisasikan.

”Semua ini terlaksana tentu karena leadership yang sangat kuat dari Presiden Prabowo. Yang dulu hanya khayalan sekarang bisa menjadi konkret, yang dulu hanya kemungkinan sekarang jadi mungkin dan terjadi,” ujar Raja Juli Antoni.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore