Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 02.20 WIB

Singapura Mulai Lirik Energi Nuklir, Gandeng BAPETEN Amankan Kawasan

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan National Environment Agency (NEA) Singapura pada Selasa (30/6). (Istimewa) - Image

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan National Environment Agency (NEA) Singapura pada Selasa (30/6). (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan National Environment Agency (NEA) Singapura pada Selasa (30/6).

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam mengawasi pemanfaatan tenaga nuklir sekaligus mengantisipasi potensi kedaruratan radiologi di kawasan Asia Tenggara.

Penandatanganan kerja sama yang berlaku untuk lima tahun ke depan ini dilakukan langsung oleh Plt. Kepala BAPETEN Zainal Arifin dan CEO NEA Benjamin Koh di Kantor Pusat BAPETEN, Jakarta.

Momentum ini juga disaksikan oleh Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu, serta perwakilan diplomatik kedua negara.

Sinyal Singapura Masuki Era Energi Nuklir

Kerja sama bilateral ini terasa kian krusial mengingat Pemerintah Singapura saat ini tengah melakukan kajian mendalam terkait potensi penggunaan energi nuklir ke dalam bauran energi nasional mereka.

CEO NEA, Benjamin Koh, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat aspek keselamatan dan regulasi, seiring dengan rencana ambisius Singapura tersebut.

"Kerja sama ini juga mencerminkan komitmen NEA untuk terus bekerja sama dengan negara-negara ASEAN dalam memperkuat kolaborasi regional, membangun kepercayaan, serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi kedaruratan radiologi," ujar Benjamin Koh.

Empat Poin Krusial Pengawasan Nuklir RI-Singapura

Melalui kesepakatan baru ini, BAPETEN dan NEA akan memperketat kolaborasi pada empat sektor utama, meliputi:

  • Kebijakan pengawasan ketenaganukliran.
  • Pengawasan pemanfaatan radiasi dan tenaga nuklir.
  • Kesiapsiagaan dan penanggulangan kedaruratan radiologi serta nuklir.
  • Pemantauan radiasi lingkungan secara real-time.

Untuk memastikan kesepakatan ini berjalan optimal, kedua negara akan rutin menggelar pelatihan bersama, pertukaran personel ahli, hingga kemitraan riset teknis.

Benteng Kemanan di Level Asia Tenggara

Selain hubungan bilateral, penguatan koordinasi ini nantinya akan dibawa ke forum regional yang lebih luas, termasuk ASEAN Network of Regulatory Bodies on Atomic Energy (ASEANTOM).

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore