
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada pekan lalu. Permintaan maaf tersebut disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6).
Darmawan mengakui gangguan pasokan listrik tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Karena itu, PLN menyampaikan penyesalan atas kondisi yang terjadi dan berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional.
"Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut," kata Darmawan Prasodjo di Kompleks Istana Kepresidenan.
Menurutnya, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai menunjukkan perbaikan, sejak Minggu (21/6). Sejumlah titik yang sebelumnya terdampak pemadaman bergilir juga telah berhasil ditekan sehingga pasokan listrik berangsur kembali normal.
Ia memastikan, PLN terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah perbaikan guna memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan berbagai aspek operasional dan pasokan energi.
Karena itu, Darmawan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang dinilai telah memberikan dukungan penuh selama proses penanganan gangguan sistem kelistrikan berlangsung.
"Kami memberikan apresiasi luar biasa atas dukungan, arahan, dan bimbingan dari pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, dalam hal ini Bapak Menteri Bahlil Lahadalia," ujarnya.
PLN, lanjut Darmawan, juga melakukan pembenahan tata kelola rantai pasok energi primer sebagai bagian dari langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di berbagai wilayah.
Selain itu, perusahaan pelat merah tersebut memperkuat kesiapan pembangkit listrik, baik yang dioperasikan langsung oleh PLN maupun yang dikelola mitra swasta melalui skema Independent Power Producer (IPP).
"Kami juga melakukan perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer dan juga melakukan penguatan pada pembangkit, baik itu milik PLN maupun milik mitra kami yaitu Independent Power Producer," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022