
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan arahan kepada puluhan lulusan P3N pada Kamis (4/6). (Lemhannas)
JawaPos.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menitipkan pesan kepada 84 lulusan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27. Dia meminta puluhan lulusan tersebut terus menjaga kapasitas diri.
Pesan itu disampaikan oleh Ace Hasan saat menutup P3N 27 di Gedung Lemhannas pada Kamis (4/6). Secara keseluruhan ada 5 pesan penting yang disampaikan kepada para lulusan Lemhannas dalam acara tersebut.
”Pertama, para alumni P3N 27 harus menjadi pemimpin nasional yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ucap Ace Hasan dalam keterangan resmi pada Jumat (5/6).
Hal itu sangat penting karena mereka lulus dari Lemhannas saat situasi geopolitik global semakin tidak menentu. Menurut Ace, pemimpin nasional tidak cukup hanya unggul secara intelektual, melainkan harus memiliki integritas, kepekaan sosial, ketangguhan moral, serta komitmen yang kuat terhadap Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Karena itu, dalam poin kedua pesan yang dia sampaikan, Ace Hasan mengingatkan para alumni pendidikan Lemhannas dituntut untuk menjadi pemimpin yang adaptif sekaligus visioner dalam menyikapi perubahan global.
Perkembangan geopolitik, disrupsi teknologi, artificial intelligence, ekonomi digital, dan ancaman siber menuntut hadirnya pemimpin yang mampu berpikir strategis, cepat beradaptasi, serta menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan bangsa.
”Seluruh dinamika dan tantangan tersebut menuntut hadirnya pemimpin nasional yang memiliki kapasitas strategis, berpikir jauh ke depan, mampu membaca perubahan global, dan memiliki keteguhan dalam menjaga kepentingan nasional,” terang Ace Hasan.
Ketiga, orang nomor satu di Lemhannas tersebut menekankan agar seluruh alumni menjadi perekat persatuan dan penjaga kohesi nasional dan memiliki rasa empati dan kepekaan sosial yang tinggi. Itu penting untuk menjaga persatuan serta mencegah polarisasi dan konflik sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional.
Dalam poin keempat, Ace Hasan menyoroti kepekaan strategis para alumni terhadap berbagai tantangan nasional dan global. Menurut dia, pemimpin nasional harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi risiko, dan menyiapkan langkah-langkah strategis bagi masa depan bangsa.
Terakhir, dia mendorong para alumni untuk membangun kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor. Tujuannya tidak lain untuk mencapai target dan memastikan tidak ada lagi ego sektoral.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
