
JADI-JADIAN: Tiga pocong saat berdiri di pinggir jalan menakut-nakuti warga Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. (Istimewa)
JawaPos.com - Fenomena teror pocong jadi-jadian tengah menghantui wilayah Jabodetabek sejak Mei 2026. Aksi yang awalnya diduga sekadar keisengan remaja atau demi konten media sosial ini, kini diwaspadai telah bergeser menjadi modus baru kejahatan jalanan, khususnya begal.
Teror mistis buatan ini dilaporkan telah meresahkan warga di berbagai titik rawan, mulai dari Bekasi, Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, hingga Cibinong.
Dari penelusuran JawaPos.com, teror pocong muncul sejak awal Mei 2026 di Jabodetabek, lalu menyebar ke berbagai daerah lain, termasuk Jawa Timur, seperti Kediri, Nganjuk, Lamongan, Malang, hingga terbaru di Probolinggo.
Guru Besar Kriminologi FISIP UI Adrianus Meliala mengungkapkan, motif di balik aksi nyeleneh ini sangat mungkin telah berubah arah menjadi tindakan kriminal murni yang terencana.
"Kemungkinan awalnya iseng saja. Namun karena keisengan itu "menghasilkan", maka motif iseng itu bergeser menjadi "niat kejahatan," ujar Adrianus kepada JawaPos.com, beberapa waktu lalu.
Strategi Pelaku: Manfaatkan Ketakutan Psikologis Korban
Penggunaan kostum pocong dipilih bukan tanpa alasan. Karakter supranatural lokal ini dinilai sangat efektif untuk memicu kepanikan instan di benak masyarakat Indonesia.
Menurut Adrianus, pelaku sengaja memanfaatkan simbol mistis tersebut untuk melumpuhkan kewaspadaan korbannya di jalan raya.
"Tujuan menakut-nakuti dengan pocong itu sebetulnya untuk membuat pengendara berhenti, terkejut dan kemudian mudah disergap dalam rangka begal. Jadi, tidak dalam rangka menakut-nakuti itu sendiri," jelasnya.
Ia juga menambahkan, trik psikologis ini bekerja karena relevan dengan budaya setempat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
