
Ribuan umat Buddha di seluruh Indonesia melaksanakan kegiatan Hening Nusantara menjelang peringatan Hari Raya Waisak pekan depan. (Kemenag)
JawaPos.com - Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 jatuh pada Minggu (31/5). Menjelang peringatan hari besar tersebut, ribuan umat Buddha menggelar Hening Nusantara. Acara yang berpusat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat (Jakpus).
Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Buddha Kemenag Supriyadi, kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan umat Buddha di seluruh Indonesia. Total, sebanyak 3.000 turut serta. Tidak hanya berlangsung khidmat, acara tersebut kini tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
”Kegiatan doa bersama Hening Nusantara itu menjadi rangkaian menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE,” kata Supriyadi dalam keterangan resmi pada Jumat (22/5).
Baca Juga:Ramalan Zodiak Leo Sabtu 23 Mei 2026: Karier Melejit, Aura Cinta Menguat, dan Keuangan Makin Stabil
Acara tersebut berjalan dengan melibatkan Walubi dan Permabudhi. Setelah acara tersebut, nantinya puncak peringatan Waisak bakal berlangsung di Komplek Candi Borobudur. Menurut dia, kegiatan Hening Nusantara merupakan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat melalui praktik hening, refleksi, dan penguatan nilai-nilai kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
”Berangkat dari dinamika kehidupan modern yang semakin cepat dan penuh tantangan,” ucap dia.
Hening Nusantara menghadirkan ruang bersama bagi masyarakat untuk sejenak berhenti dari berbagai aktivitas. Kegiatan itu juga dijadikan sebagai media untuk menenangkan batin serta membangun kesadaran diri melalui praktik hening. Bante Sri Pannavaro Mahathera menyampaikan, Hening Nusantara adalah momentum untuk menenangkan pikiran.
”Bagi kami pikiran itu adalah awal segala persoalan atau masalah umat manusia,” ujarnya.
Ketika pikiran bisa lebih tenang, lanjut Bante Sri Pannavaro, kotoran-kotoran pikiran bisa diendapkan. Itu membuka jalan menuju awal harmoni dan kedamaian. Kepada seluruh umat Buddha, dia pun menitipkan pesan. Diantaranya adalah lebih banyak melihat ke dalam diri sendiri. Dengan memperbanyak melihat ke dalam, akan ditemukan keteguhan.
”Sebaliknya kalau terlalu sibuk memberikan respons, termasuk berita-berita dari luar, maka tidak akan menemukan kedamaian,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
