Ketua Ombudsman RI 2026 - 2031 Hery Susanto seusai menjalani pemeriksaan dan penetapan tersangka di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus dugaan korupsi yang menyeret Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Hery Susanto turut disikapi oleh internal lembaga pengawas penyelenggara pelayanan publik tersebut. Jumat (22/5), Majelis Etik ORI memanggil Panitia Seleksi (Pansel) Anggota ORI 2026-2031.
Adapun Majelis Etik ORI yang memanggil Pansel Anggota ORI 2026-2031 hari ini terdiri atas Jimly Asshiddiqie, Bagir Manan, Siti Zuhro, Partono, dan Maneger Nasution. Kedua nama terakhir adalah unsur internal ORI yang turut dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 10 April 2026, lalu.
”Majelis etik ini karena rekomendasi dari para pelapor yang melaporkan hal-hal yang berkenaan dengan saudara Hery Susanto yang ditetapkan oleh Kejaksaan Agung sebagai tersangka. Jadi, kami sepakat bahwa kita harus dengar juga ini keterangan dari teman-teman yang dulu menjadi pansel,” kata Jimly.
Menurut Jimly, itu sangat penting karena Majelis Etik ORI sudah bertemu dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin untuk mencari tahu lebih jauh mengenai kasus yang menjerat Hery. Kasus tersebut sangat mengkhawatirkan karena terjadi beberapa saat setelah presiden melantik komisioner ORI 2026-2031.
”Ketua, wakil ketua, dan anggota Ombudsman itu bisa diberhentikan kalau terbukti bersalah dengan putusan pengadilan yang sudah inkracht,” jelasnya.
Namun demikian, Jimly pun menambahkan, untuk menunggu kasus korupsi sampai inkracht atau berkekuatan hukum tetap bisa saja berbulan-bulan lamanya. Sebab, tidak menutup kemungkinan nantinya persidangan terus berlanjut sampai dengan proses banding.
”Dan kemerosotan public trust terhadap lembaga ini makin merosot kalau kita nunggu proses hukum,” lanjut Jimly.
Karena itu, dibentuk Majelis Etik ORI untuk melihat dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Hery pada aspek etik. Sebab, ada ketentuan lain yang bisa menjadi alasan pemberhentian ketua, wakil ketua, dan anggota ORI. Termasuk jika mereka tidak bekerja selama 3 bulan berturut.
”Nanti Senin kita akan sidang lagi untuk memeriksa terlapor, nah itu tertutup lagi. Karena itu menyangkut aib pribadi. Tapi, kalau dengan saudara-saudara (pansel) ini kami anggap nggak ada urusan dengan masalah privat. Supaya kita klir dulu, maka kita bikin terbuka ini,” terang dia.
Terlebih, setelah bertemu dengan jaksa agung, Majelis Etik ORI mendapti informasi bahwa kasus yang menyeret Hery tidak sedikit. Jimly menyatakan bahwa ada banyak kasus terkait dengan pejabat tersebut. Karena itu, dia heran Hery tetap terpilih sebagai ketua ORI. Padahal, dia menyatakan, pansel biasanya melakukan penelusuran saat seleksi berlangsung.
”Kan biasanya pansel itu ada penelusuran, jadi waktu kami bertemu dengan jaksa agung, ternyata kasusnya banyak, banyak kasusnya. Lho kok, Ini kok masih terpilih. Dan yang kedua, baru seminggu dilantik sudah dinyatakan tersangka. Jadi, ini perlu klarifikasi bagaimana sebenarnya,” ujarnya.
Pansel Anggota ORI 2026-2031 yang dihadirkan terdiri atas Erwan Agus Purwanto, Ma’mun Murod, Munafrizal Manan, dan Ida Budhiati. Dalam kesempatan itu, mereka menjelaskan berbagai hal terkait dengan proses seleksi anggota ORI sejak awal sampai mereka lolos seleksi.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
