
Warga berusaha mengevakuasi pekerja tambang emas ilegal yang tertimbun longsor di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. (Antara/HO-warga)
JawaPos.com - Aktivitas penambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) disapu longsor pada Kamis siang (14/5). Akibatnya sebanyak 12 pekerja tambang terdampak. Sebanyak 3 penambang berhasil selamat, namun 9 lainnya tertimbun longsor.
”Ada sembilan korban dari 12 pekerja tambang yang berada di lokasi saat kejadian (longsor),” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya dikutip dari Antara pada Jumat (15/5).
Berdasar informasi awal yang diterima oleh Polda Sumbar, longsor menyapu tambang tanpa izin tersebut akibat tebing yang berada sekitar 30 meter dari lokasi tambang ambrol. Akibatnya para penambang yang sedang berada di lokasi tidak sempat menyelamatkan diri.
Polda Sumbar menyatakan bahwa 9 korban sudah ditemukan. Sebanyak 5 korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara 4 korban lainnya ditemukan pada sore hari. Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi.
”Ketika ditemukan keluarga langsung membawa jenazah ke rumah masing-masing untuk dimakamkan,” ujar Susmelawati.
Menurut perwira menang Polri dengan tiga kembang di pundak tersebut, instansinya bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbar sudah berusaha menyelesaikan persoalan tambang ilegal. Mulai upaya preventif, imbauan, edukasi sampai turun ke lokasi tambang untuk melakukan penindakan.
”Dalam bulan ini kami juga turun besar-besaran ke Kota Sawahlunto, Solok dan Pasaman. Semua upaya kami lakukan termasuk mencarikan solusi permanen mengenai permasalahan ini,” jelasnya.
Saat polisi turun ke lapangan, lanjut dia, tidak ditemukan aktivitas tambang. Namun, setelah operasi tidak dilakukan pekerja tambang emas ilegal kembali beraktivitas. Menurut dia, itu menjadi salah satu dinamika dan tantangan dalam penertiban tambang ilegal.
”Itu dilema masalah tambang ilegal seperti itu,” kata dia.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
