Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Mei 2026 | 04.27 WIB

Sembilan Korban Meninggal Dunia Tersapu Longsor di Area Tambang Emas Ilegal Sijunjung Sumbar

Warga berusaha mengevakuasi pekerja tambang emas ilegal yang tertimbun longsor di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. (Antara/HO-warga) - Image

Warga berusaha mengevakuasi pekerja tambang emas ilegal yang tertimbun longsor di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. (Antara/HO-warga)

JawaPos.com - Aktivitas penambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) disapu longsor pada Kamis siang (14/5). Akibatnya sebanyak 12 pekerja tambang terdampak. Sebanyak 3 penambang berhasil selamat, namun 9 lainnya tertimbun longsor.

”Ada sembilan korban dari 12 pekerja tambang yang berada di lokasi saat kejadian (longsor),” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya dikutip dari Antara pada Jumat (15/5).

Berdasar informasi awal yang diterima oleh Polda Sumbar, longsor menyapu tambang tanpa izin tersebut akibat tebing yang berada sekitar 30 meter dari lokasi tambang ambrol. Akibatnya para penambang yang sedang berada di lokasi tidak sempat menyelamatkan diri.

Polda Sumbar menyatakan bahwa 9 korban sudah ditemukan. Sebanyak 5 korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara 4 korban lainnya ditemukan pada sore hari. Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi.

”Ketika ditemukan keluarga langsung membawa jenazah ke rumah masing-masing untuk dimakamkan,” ujar Susmelawati.

Menurut perwira menang Polri dengan tiga kembang di pundak tersebut, instansinya bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbar sudah berusaha menyelesaikan persoalan tambang ilegal. Mulai upaya preventif, imbauan, edukasi sampai turun ke lokasi tambang untuk melakukan penindakan.

”Dalam bulan ini kami juga turun besar-besaran ke Kota Sawahlunto, Solok dan Pasaman. Semua upaya kami lakukan termasuk mencarikan solusi permanen mengenai permasalahan ini,” jelasnya.

Saat polisi turun ke lapangan, lanjut dia, tidak ditemukan aktivitas tambang. Namun, setelah operasi tidak dilakukan pekerja tambang emas ilegal kembali beraktivitas. Menurut dia, itu menjadi salah satu dinamika dan tantangan dalam penertiban tambang ilegal.

”Itu dilema masalah tambang ilegal seperti itu,” kata dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore