
Ilustrasi poster nobar film Pesta Babi. Film Pesta Babi disebut belum lulus sensor (IG/Watchdog).
JawaPos.com - Polemik pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita membuat satuan TNI di Papua buka suara. Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto, film tersebut belum mengantongi sertifikat lulus sensor dari Lembaga Sensor Film.
Karena itu, Kolonel Tri meminta masyarakat di Papua lebih bijak menyikapi ajakan dan rencana pemutaran film dan acara nonton bareng (nobar) film tersebut. Melalui keterangan resminya pada Jumat (15/5), dia mengungkapkan bahwa setiap karya film yang dipertontonkan secara luas kepada publik wajib mengikuti ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman.
”Kami mengajak masyarakat untuk cerdas dalam memilah informasi. Konten yang tidak melalui proses sensor resmi dikhawatirkan membawa narasi yang tidak berimbang dan berpotensi memicu distorsi informasi di tengah masyarakat,” kata dia.
Menurut Kolonel Tri, belum adanya sertifikasi resmi dari Lembaga Sensor Film menjadi alasan utama pemutaran film tersebut dinilai tidak tepat dilakukan di ruang publik. Dia pun menekankan bahwa situasi keamanan dan stabilitas sosial di Papua harus tetap dijaga, terlebih di tengah berbagai program pembangunan yang saat ini terus berjalan di sejumlah wilayah.
Tidak hanya itu, perwira menengah TNI AD dengan tiga kembang di pundak tersebut mengingatkan bahwa penyebaran narasi visual yang bersifat tendensius tanpa melalui proses verifikasi dari otoritas berwenang berpotensi memicu kesalahpahaman dan mengganggu keharmonisan sosial masyarakat. Khususnya di Papua. Pihaknya tidak ingin ada narasi sepihak yang membenturkan masyarakat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
