Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 23.14 WIB

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas

Screenshot video Kopdes Merah Putih Desa Kalibaru, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang diunggah akun Instagram @b4risanmuda pada Selasa (12/5). - Image

Screenshot video Kopdes Merah Putih Desa Kalibaru, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang diunggah akun Instagram @b4risanmuda pada Selasa (12/5).

JawaPos.com - Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kalibaru, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang viral di media sosial. 

Video yang diunggah akun Instagram @b4risanmuda pada Selasa (12/5) itu menampilkan bangunan koperasi yang tampak sepi aktivitas dan memicu beragam komentar warganet.

Dalam video tersebut, narator menyoroti kondisi bangunan koperasi yang disebut tampak memprihatinkan.

“Sebuah bangunan bernama Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kalibaru, Pakuhaji, Tangerang. Tapi kalau dilihat sekilas, masyarakat mungkin bingung. Ini koperasi atau bangunan bekas yang lupa dibongkar?” ungkap narasi dalam video, dikutip Jumat (15/5).

Narasi video juga menyebut bangunan koperasi terlihat sederhana dengan dinding triplek dan atap seng bekas. Tidak tampak adanya aktivitas operasional di lokasi tersebut.

“Dinding triplek seadanya, atap seng berkas, bangunan kumuh. Dan yang paling menarik, tidak ada aktivitas sama sekali. Sunyi, sepi, hening. Bahkan mungkin tikus lebih aktif daripada operasional koperasinya,” lanjut narasi video itu.

Video tersebut turut mempertanyakan penggunaan anggaran program yang digadang-gadang menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi desa.

"Padahal program ini digadang-gadang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Tapi warga justru bertanya, anggarannya ke mana? Mulai dari pembangunan fisik, pengadaan fasilitas, sampai operasional pasca pembangunan, kok hasil akhirnya malah seperti bangunan yang ditinggal kabur?," sebut keterangan video

Bangunan itu sebelumnya disebut bekas sanggar senam yang disulap menjadi koperasi merah putih. Sontak hal ini menimbulkan pertanyaan warganet.

"Ironisnya lagi, bangunan ini disebut berasal dari bekas sanggar senam yang disulap jadi koperasi. Jadi konsep pemberdayaannya mungkin begini: warnai ulang sedikit, pasang nama program, lalu selesai. Sementara rakyat diminta percaya kalau semuanya berjalan sesuai rencana. Pertanyaannya sekarang, ini benar program pemberdayaan masyarakat?" tutup narasi video tersebut.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore