Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 22.55 WIB

Gus Ipul Tegaskan Tak Maju Calon Ketum di Muktamar NU Agustus 2026

Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar, Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadiri peresmian Gedung KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di RSU Muslimat Ponorogo resmi diresmikan hari ini, Minggu (29/3). (Istimewa) - Image

Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar, Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadiri peresmian Gedung KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di RSU Muslimat Ponorogo resmi diresmikan hari ini, Minggu (29/3). (Istimewa)

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan Muktamar ke-35 NU akan digelar pada Agustus 2026 mendatang. Menurutnya, saat ini masih dalam tahapan proses persiapan.

"Muktamar sekarang semua dalam proses. Insya Allah dilaksanakan pada bulan Agustus, dan bulan Juni nanti kita akan lakukan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar," kata Gus Ipul di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5).

Gus Ipul yang juga menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos) itu berharap, tingkatan ranting hingga cabang dapat memberikan usulan bagi perbaikan NU. 

Ia pun memastikan, dirinya tidak akan mencalonkan sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35.

"Saya enggak, saya sudah sampaikan berulang-ulang ya. Saya merasa tidak mencukupi syarat untuk bisa jadi ketua umum," tegasnya.

Ia menyatakan, bursa calon ketua umum terbuka bagi semua pihak. Namun, Gus Ipul menyebut sampai saat ini belum ada pihak-pihak yang secara resmi mendeklarasikan untuk maju sebagai calon ketum PBNU.

"Calon-calon belum ada secara khusus, tetapi ya semua diberi kesempatan. Semua diberi kesempatan untuk bisa mencalonkan diri," tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul juga memastikan tidak ada intervensi dari kekuasaan dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Ia meyakini, Kepala Negara akan menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan pimpinan NU ke dalam musywarah Muktamar.

"Presiden kenal baik tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama, banyak kenal ulama, banyak kenal kiai, banyak kenal pengasuh pesantren. Jadi saya percaya Pak Presiden akan menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan pimpinan Nahdlatul Ulama kepada Muktamar," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore