Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 21.45 WIB

Takziah ke Rumah Korban Kecelakaan KA Bekasi, Gus Ipul Akan Hidupkan Kembali Warung Milik Nuryati

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengunjungi rumah duka Nuryati, 62, korban kecelakaan maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek. (Istimewa) - Image

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengunjungi rumah duka Nuryati, 62, korban kecelakaan maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek. (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengunjungi rumah duka korban kecelakaan maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek. Kehadiran Gus Ipul di tengah keluarga almarhumah Nuryati, 62, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4), membawa suasana penuh haru sekaligus harapan baru bagi keluarga yang ditinggalkan.

Tragedi yang terjadi pada Senin (27/4) lalu itu menyisakan duka mendalam. Almarhumah Nuryati menghembuskan napas terakhir saat berniat menjenguk anaknya yang sedang sakit di Cikarang. Meski putri dan cucunya selamat, kepergian sosok ibu yang dikenal aktif di lingkungan sosial ini menjadi pukulan berat bagi kerabat.

Dukungan Penuh dari Presiden Prabowo Subianto

Gus Ipul menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar seremonial, melainkan instruksi langsung dari Kepala Negara. Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada musibah ini dan memastikan bahwa negara hadir untuk memberikan dukungan moral maupun materiil bagi para korban kecelakaan kereta api tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) berkomitmen untuk mengawal proses pemulihan keluarga korban. Gus Ipul memastikan setiap keluarga mendapatkan pendampingan agar mampu melewati masa sulit ini dengan tegar.

"Kementerian Sosial diberi tugas untuk melakukan asesmen terhadap keluarga-keluarga korban agar paling tidak bisa bersama-sama menghadapi musibah ini, bisa kuat, sabar, pulih," ujar Gus Ipul.

Di hadapan keluarga, Gus Ipul mengenang Nuryati sebagai sosok "pahlawan keluarga" dan penggerak sosial yang luar biasa. Almarhumah dikenal tidak hanya berdedikasi untuk anak-cucunya, tetapi juga menjadi teladan dalam kegiatan keagamaan dan kemanusiaan di lingkungan tempat tinggalnya.

Gus Ipul mengajak pihak keluarga untuk menjaga api semangat yang telah ditinggalkan oleh almarhumah. Baginya, nilai-nilai kebaikan yang dijalankan Nuryati semasa hidup adalah warisan yang jauh lebih berharga daripada harta benda.

"Semangat almarhumah, peninggalan-peninggalan almarhumah harus bisa kita teruskan. Semangat kemanusiaan, semangat mengajak kebaikan, semangat memberdayakan," tuturnya.

Kementerian Sosial tidak datang dengan tangan kosong. Sebagai langkah awal, Gus Ipul menyerahkan santunan tunai, paket sembako, hingga bantuan alat kesehatan berupa alat bantu dengar untuk salah satu putra almarhumah. Langkah ini diambil berdasarkan asesmen cepat terhadap kebutuhan mendesak keluarga.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore