
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5). (Istimewa)
JawaPos.com – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengambil tindakan tegas menyusul kematian dua ekor gajah di kawasan Seblat, Bengkulu. Langkah tersebut berupa pencabutan dua Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) dan PT Bentara Alam Timber (BAT).
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, menyampaikan keputusan itu diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap aktivitas kedua perusahaan tersebut. Dari hasil evaluasi, ditemukan kewajiban restorasi ekosistem yang sebelumnya telah ditetapkan pemerintah tidak dijalankan secara optimal.
“Khusus untuk tragedi terakhir yang dua ekor gajah meninggal di Bengkulu, kami sudah bertemu dengan teman-teman aktivis gajah dan influencer. Pak Wamen jauh-jauh hari sudah datang ke Seblat, saya pribadi juga sudah menginjakkan kaki ke sana. Kita ambil keputusan dua perusahaan, PT BAT (Bentara Alam Timber) dan PT API, untuk melakukan kewajiban restorasi ekosistem, dievaluasi ternyata tidak dilakukan,” kata Raja Juli Antoni di Kantor Kemenhut, Jakarta, Jumat (8/5).
Selain tidak menjalankan restorasi, pemerintah juga menemukan sejumlah dugaan pelanggaran lain di area konsesi kedua perusahaan. Pelanggaran tersebut mencakup indikasi pembalakan liar hingga penanaman sawit ilegal di kawasan yang seharusnya dipulihkan.
“Ditemukan ada dua ekor gajah yang meninggal. Oleh karena itu saya akan mencabut PBPH PT API dan PT BAT Sekaligus saya sudah perintahkan kepada Gakkum agar indikasi pidana yang ada diteruskan, jadi tidak hanya sampai administratif pencabutan namun juga sampai ke pidana,” tegasnya.
Raja Juli Antoni menambahkan, penyebab pasti kematian dua gajah tersebut masih dalam proses penyelidikan. Saat ini, tim tengah melakukan nekropsi di laboratorium Bogor sebelum hasil resminya diumumkan kepada masyarakat.
“Dalam konteks itu sekarang sedang necropsy, dicari penyebabnya apa. Sekarang sudah di lab di Bogor, nanti akan kita umumkan apa penyebabnya,” ujarnya.
Pemerintah, lanjut dia, juga tengah memperkuat upaya perlindungan gajah melalui instruksi presiden terkait penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera serta Kalimantan. Langkah lainnya mencakup penyatuan kantong habitat gajah dan pembangunan pembatas permanen di kawasan Taman Nasional Way Kambas.
Menurutnya, pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk aktivis dan influencer lingkungan, dalam menjaga kelestarian habitat satwa liar tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022