
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5). (Istimewa)
JawaPos.com – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia menunjukkan tren perbaikan dari tahun ke tahun. Menurutnya, penurunan angka karhutla tidak terlepas dari semakin solidnya koordinasi antar kementerian dan lembaga, serta peran besar masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Raja Juli dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5).
“Kita menyaksikan bahwa angka karhutla dari tahun ke tahun alhamdulillah terus menurun, termasuk ketika masa El Nino,” kata Raja Juli.
Raja Juli membeberkan sejumlah faktor yang membuat angka karhutla berhasil ditekan. Ia menekankan pentingnya komando lintas sektor melalui kementerian koordinator sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kenapa itu bisa terjadi? Pertama, semakin membaik koordinasi antara kementerian dan lembaga serta pemerintah pusat dan daerah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden. Yang langsung diberikan mandat oleh Pak Presiden adalah Pak Menko. Jadi semua yang apel hari ini itu bagian dari keinginan kita merobohkan ego sektoral. Kita harus kerja sama, tanggung jawab bersama tidak boleh hanya dibebankan kepada satu institusi saja,” ujarnya.
Menurut dia, upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla tidak bisa dibebankan hanya kepada satu institusi, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.
Selain itu, ia menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor krusial dalam upaya pencegahan dini. Ia pun menyebut, keberadaan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tersebar di berbagai daerah mampu membantu mengidentifikasi potensi kebakaran sejak awal, berdampingan dengan pemanfaatan teknologi.
Di sisi lain, ia memastikan penegakan hukum akan terus diperkuat. Pemerintah, kata dia, melibatkan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang terbukti melanggar aturan.
“Ketiga adalah penegakan hukum. Pak Menko dengan tegas menyampaikan ini juga tanggung jawab TNI, Polri, termasuk Kejaksaan untuk mengusut secara tuntas dan menindak bila ada unsur pidana pada kebakaran ini,” pungkasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
