Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Mei 2026 | 01.27 WIB

Mensos Gus Ipul Beberkan Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat: Bukan Waktunya Lagi Korupsi

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berbincang dengan Mensos Gus Ipul. Mereka sudah menandatangani pengalihan pengelolaan TMP dari Kemensos kepada Kemhan. (Kemhan) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berbincang dengan Mensos Gus Ipul. Mereka sudah menandatangani pengalihan pengelolaan TMP dari Kemensos kepada Kemhan. (Kemhan)

JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul angkat bicara soal polemik harga sepatu untuk program Sekolah Rakyat yang sempat viral di media sosial. Pengadaan sepatu tersebut disebut memiliki harga hingga Rp 700 ribu per pasang untuk siswa di semua jenjang, mulai dari SD hingga SMA, yang memunculkan kecurigaan publik karena dinilai terlalu mahal.

Gus Ipul menyatakan, saat ini sudah tidak bisa untuk melakukan revisi anggaran, apalagi niat untuk korupsi.

“Kementerian Sosial menjadi salah satu yang diberi tugas untuk melaksanakan program strategis nasional, yaitu Sekolah Rakyat. Saya sampaikan sejak awal, sudah bukan waktunya lagi otak-atik anggaran kementerian. Sudah bukan waktunya lagi korupsi, sudah bukan waktunya lagi kongkalikong. Tidak waktunya lagi sekarang ini kita melakukan penyimpangan,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (5/5).

Ia menjelaskan, anggaran pengadaan sepatu tersebut telah disusun sejak 2025. Program yang berkaitan dengan pengadaan tersebut juga telah berjalan, serta melalui proses audit oleh BPKP dan BPK.

“Setiap temuan-temuan tentu akan segera kami tindaklanjuti sebagai catatan agar tidak terulang pada tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.

Gus Ipul juga menekankan, proses pengadaan sepatu dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Terdapat pihak-pihak yang bertanggung jawab, mulai dari survei hingga audit, guna memastikan anggaran digunakan secara tepat.

“Dalam pengadaan sepatu ini, untuk siswa Sekolah Rakyat, tentu melalui prosedur yang telah ditetapkan, mekanisme pengadaan. Penanggung jawabnya adalah tentu PPK atau Pokja, mereka yang bertanggung jawab untuk itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, penetapan pagu anggaran berdasarkan tahapan survei dan konsultasi sebelum akhirnya diputuskan secara resmi.

“Pagunya telah ditetapkan, dan pagu ini ditetapkan setelah melalui survei, atau lebih sederhananya setelah melalui mekanisme yang ada. Jadi menetapkan pagu ini sebelumnya melalui survei dan kemudian dikonsultasikan, setelah itu ditetapkan sebagai pagu,” bebernya.

Lebih lanjut, Gus Ipul memastikan pemenang tender merupakan pihak yang menawarkan harga paling kompetitif dengan tetap memenuhi standar spesifikasi. Saat ini, produksi sepatu telah berjalan dan distribusikan kepada 32 ribu siswa Sekolah Rakyat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore