
Waspada berbagai modus penipuan online. (Deccan Chronicle)
JawaPos.com - OVO atau PT Visionet Internasional mengingatkan potensi penipuan digital masih marak ditemukan. Publik harus memahami langkah-langkah mencegah menjadi korban penipuan. Seperti tidak membagikan nomor PIN atau OTP kepada pihak lain.
Head of Strategy Integrated Marketing Communication OVO, Asep Haekal mengatakan, masyarakat perlu mengenali modus penipuan digital. Dengan begitu transaksi yang dilakukan bisa berjalan aman.
OVO mendukung Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan Konsumen (GEBER PK), sebuah inisiatif kolaboratif antara Bank Indonesia (BI) dan pelaku industri. Program ini sebagai upaya menekan risiko terjadinya penipuan online.
“OVO berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman sekaligus memperkuat perlindungan konsumen. Kami percaya bahwa edukasi menjadi garis pertahanan pertama dalam menghadapi risiko penipuan digital," kata Asep, Selasa (5/5).
"Melalui dukungan terhadap GEBER PK, OVO mendorong masyarakat untuk lebih waspada dengan membiasakan langkah sederhana seperti cek dan verifikasi, serta memastikan transaksi hanya dilakukan melalui kanal resmi agar terhindar dari berbagai modus penipuan,” imbuhnya.
Asep menjelaskan, penggunaan teknologi yang semakin masif membuat potensi penipuan juga meningkat. Kondisi ini bisa diperparah bila masyarakat bersikap panik dan terburu-buru saat dihadapkan oleh penipuan. Akibatnya masyarakat tidak melalukan verifikasi mendalam dan berpotensi tinggi menjadi korban penipuan.
Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami risiko penipuan. Lalu membiasakan langkah sederhana agar tetap aman saat bertransaksi digital. Dengan dukungan dari regulator dan pelaku industri, edukasi diharapkan bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas dan konsisten.
Ada beberapa modus penipuan digital sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah penyebaran kontak layanan pelanggan (customer service) tidak resmi.
Ketika pengguna menghubungi nomor tersebut akan dimintai memberikan data pribadi seperti OTP, PIN, atau informasi akun. Lalu korban akan diarahkan melakukan transfer dengan dalih penyelesaian kendala akun atau transaksi secara cepat.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
