
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja perdananya ke Polda Riau sejak resmi menjabat. (istimewa)
JawaPos.com - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja perdananya ke Polda Riau sejak resmi menjabat. Kunjungan ini menjadi penegasan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan hidup di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Jumhur mengapresiasi langkah progresif yang diinisiasi Polda Riau melalui pendekatan Green Policing. Ia menilai, konsep tersebut sebagai model yang efektif dan layak diterapkan secara luas di tingkat nasional.
“Ini sangat bagus. Kalau Green Policing ini terjadi di mana-mana, di setiap institusi, saya rasa tidak perlu lagi Kementerian Lingkungan Hidup. Ini luar biasa,” kata Jumhur Hidayat, Senin (4/5).
Ia menekankan pentingnya implementasi nyata dari konsep Green Policing di berbagai daerah. Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup akan berupaya memastikan praktik baik yang telah berjalan di Riau dapat direplikasi secara menyeluruh.
“Saya akan memastikan bersama teman-teman di kementerian, bagaimana apa yang dikerjakan hari ini bisa benar-benar terjadi di seluruh daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jumhur menyampaikan kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan ini merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat Riau, sekaligus memperkuat komitmen terhadap penanganan isu lingkungan di daerah.
“Dengan menghadirkan Kapolda dan seluruh jajaran di sini, ini bagian dari penghormatan Republik kepada masyarakat Riau. Kita ingin memastikan ada perbaikan yang nyata, termasuk dalam indeks-indeks lingkungan,” tegasnya.
Terkait isu pertambangan, Jumhur menyoroti perlunya membedakan antara pelaku penambangan di lapangan dan aktor utama dalam rantai ekonomi ilegal. Ia menilai bahwa tidak semua penambang dapat disalahkan.
“Penambang itu belum tentu jahat, karena banyak dari mereka adalah masyarakat lokal. Yang biasanya jahat itu penampungnya. Karena itu, penting kita dorong izin usaha pertambangan rakyat agar segera keluar, supaya ada kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolda Riau, Herry Heryawan, menegaskan bahwa persoalan lingkungan di Riau tidak bisa dilihat secara parsial. Ia menilai isu tersebut berkaitan erat dengan aspek keamanan, ekonomi, dan keadilan sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Los Che Bisa Kesulitan di Kandang!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Novel Baswedan Soroti Dugaan Kompromi Penyelidikan KPK di Kabupaten Bogor
Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Sevilla di Liga Spanyol 2026/2027: Los Leones Diunggulkan Menang
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
