Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Mei 2026 | 22.20 WIB

Presiden Prabowo Panggil Dirut Garuda Indonesis Glenny Kairupan dan Mendiksaintek Brian Yuliarto ke Istana, Ada Apa?  

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny Kairupan (kiri) tiba di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (4/5/2026). (ANTARA/Irfansyah Nasution) - Image

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny Kairupan (kiri) tiba di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (4/5/2026). (ANTARA/Irfansyah Nasution)

 

JawaPos.com-Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny Kairupan dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin siang (4/5).

Glenny tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.00 WIB, disusul oleh Brian yang masuk area dalam Istana sekitar pukul 14.00 WIB.

Glenny, saat ditanya wartawan, menjelaskan dirinya belum dapat mengungkap agenda rapat bersama Presiden Prabowo Senin ini. Dia juga urung menyampaikan kepada wartawan laporan-laporan yang disiapkan untuk Presiden.

Terlepas dari itu, saat ditanya mengenai penerbangan selama musim haji, Glenny menilai penerbangan haji, khususnya yang disediakan oleh Garuda Indonesia, berjalan lancar. ’’Haji lancar semua. Ya pokoknya baik semua perjalanan haji ya,” kata Glenny menjawab pertanyaan wartawan.

Sementara itu, Brian Yuliarto yang masuk area dalam Istana dengan membawa sejumlah dokumen, menyampaikan dirinya akan berbicara mengenai isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo selepas rapat. ’’Belum tahu (agenda rapat, Red.) nanti habis dari dalam saja ya,” kata Brian menjawab pertanyaan wartawan.

Dalam Rapat Kerja Pemerintah, yang diikuti oleh 800 pejabat negara termasuk jajaran direksi BUMN, pada Rabu (8/4), Presiden Prabowo memerintahkan Garuda Indonesia menjajaki kerja sama membentuk perusahaan patungan dengan maskapai nasional Arab Saudi, Saudia Airlines.

Presiden menjelaskan perusahaan patungan itu dapat membantu Indonesia menekan biaya haji, sekaligus memberikan keuntungan bagi maskapai nasional Indonesia dan Arab Saudi.

’’Jadi, selama ini pesawat Garuda berangkat bawa (jamaah) haji ke tanah suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan (jamaah) haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong. Saya mengatakan, kenapa enggak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan, 50 persen Arab Saudi, 50 persen Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam taklimatnya saat Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4).

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore