
Rapat Pleno Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (9/12) malam. (Istimewa)
JawaPos.com - Dinamika internal Nahdlatul Ulama (NU) kian menghangat menjelang Muktamar ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Berbagai manuver politik organisasi mulai bermunculan, baik dalam bentuk pencalonan diri secara terbuka maupun pengusungan figur-figur strategis yang dinilai memiliki pengaruh kuat di tingkat nasional maupun daerah.
Tokoh muda NU, Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, memberikan analisis mendalam terkait peta kekuatan yang saat ini berkembang. Ia menilai, kontestasi kali ini tidak hanya soal figur, tetapi juga pertarungan jaringan besar yang saling beririsan.
"Saya mencermati dari dekat percaturan para aktor utama dalam Muktamar ke-35 ini. Dari hasil pencermatan tersebut, dinamika di lapangan saat ini dapat dibaca," kata Gus Lilur kepada wartawan, Jumat (1/5).
Ia menjelaskan, terdapat enam poros utama yang sedang bergerak. Pertama adalah calon Ketua Umum petahana, Yahya Cholil Staquf, yang saat ini tengah mencari pasangan Rais Aam untuk memperkuat basis dukungan dan legitimasi.
Kedua, Rais Aam petahana Miftachul Akhyar yang berada dalam satu konfigurasi dengan Sekretaris Jenderal Saifullah Yusuf. Keduanya disebut sedang mencari figur kuat untuk diusung sebagai calon Ketua Umum dalam Muktamar mendatang.
Ketiga, muncul figur yang didukung oleh kekuatan penguasa, yakni Menteri Agama Nazaruddin Umar. Ia juga dinilai tengah mencari pasangan untuk posisi Rais Aam guna memperkuat peluangnya dalam kontestasi.
Keempat, terdapat poros besar yang disokong jaringan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan IKA PMII. Di dalamnya masih terjadi persaingan internal antara sejumlah nama seperti KH Abdussalam Shohib, KH Yusuf Chudhori, KH Imam Jazuli, dan KH Abdul Ghoffar Rozin, meski untuk posisi Rais Aam sudah mengerucut pada Said Aqil Siradj.
Kelima, kekuatan dari jejaring PWNU Jawa Timur mendorong figur KH Abdul Hakim Mahfuz, yang hingga kini masih mencari pasangan untuk posisi Rais Aam.
"Sementara, poros keenam menghadirkan KH Marzuki Mustamar yang telah memastikan dukungan kepada Said Aqil Siradj sebagai calon Rais Aam," ungkapnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
