Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 17.47 WIB

KNKT Turunkan 3 Investigator, Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Mulai Diusut

Basarnas berkonsentrasi penuh melakukan pemotongan badan gerbong kereta untuk mengevakuasi sejumlah penumpang KRL yang masih terjepit. (ANTARA) - Image

Basarnas berkonsentrasi penuh melakukan pemotongan badan gerbong kereta untuk mengevakuasi sejumlah penumpang KRL yang masih terjepit. (ANTARA)

JawaPos.com - Upaya mengungkap penyebab kecelakaan kereta api di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam kini memasuki tahap investigasi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menerjunkan tim khusus ke lokasi untuk menyelidiki insiden yang menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan penumpang.

KNKT memastikan tiga investigator sudah berada di lapangan sejak malam kejadian. “Sejak tadi malam, tiga orang investigator kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi,” demikian keterangan resmi KNKT yang diterima pada Selasa (28/4).

Namun hingga kini, KNKT belum dapat menyimpulkan dugaan awal penyebab kecelakaan. Proses pengumpulan data dan fakta masih berlangsung di lokasi kejadian.

Sebelumnya, Ketua Tim Humas KNKT, Anggo Anurogo, menyebut timnya bekerja intensif sejak awal kejadian. “Tim investigasi KNKT sudah berada di lokasi kejadian dari tadi malam untuk mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebelumnya melaporkan bahwa seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi. Sebanyak 84 orang mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di sembilan rumah sakit di sekitar Bekasi Timur, termasuk RS Keluarga Primaya Bekasi Timur dan RSUD Bekasi Timur.

Sementara, berdasarkan data terbaru, 14 penumpang dilaporkan meninggal dunia. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan kondisi korban terus dipantau dan mendapatkan penanganan medis optimal. Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh KAI bersama asuransi sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kami atas kejadian ini,” kata Anne.

KAI juga menegaskan bahwa seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah dievakuasi dalam kondisi selamat. Fokus penanganan kini diarahkan pada penumpang KRL Commuter Line yang terdampak langsung.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore