
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengecam keras dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum pimpinan pondok pesantren Ashari terhadap santriwatinya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Gus Ipul menegaskan, pesantren seharusnya menjadi benteng moral dan ruang aman bagi anak-anak untuk menimba ilmu agama, bukan justru menjadi lokasi tindakan bejat.
"Kami tidak hanya berhati-hati, kami mengecam keras, kami kecewa, kami sungguh-sungguh mengutuk ada pesantren dijadikan kedok," ujar Gus Ipul, Jumat (8/5).
Kirim Tim Asesmen ke Pati
Menanggapi laporan tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menerjunkan tim ke lapangan. Fokusnya ini adalah memberikan perlindungan maksimal dan pendampingan bagi korban serta keluarganya.
Menurut Gus Ipul, penanganan dilakukan dengan pendekatan yang sangat hati-hati dan bertahap guna menjaga kondisi psikologis korban.
"Kita asesmen, nanti kita lakukan pembicaraan lebih lanjut dengan keluarganya dan kira-kira apa yang bisa kita berikan dukungan dalam rangka pemberdayaan. Jadi, tim dari Kemensos sudah ada di sana dan kita sedang melakukan dialognya secara bertahap," jelasnya.
Fasilitas Pemulihan dan Trauma Healing Disiapkan
Kemensos tidak hanya memberikan pendampingan sesaat. Gus Ipul memastikan layanan psikososial dan residensial telah disiapkan di wilayah Pati untuk mempercepat pemulihan mental maupun fisik para korban.
Selain penanganan trauma, Gus Ipul menyoroti pentingnya akurasi data. Ia menilai kasus ini menjadi sinyal kuat bahwa sistem pendataan harus diperkuat agar pemerintah bisa merespons lebih cepat di masa mendatang.
"Di sinilah pentingnya pendataan yang kemudian nanti kita jadikan dasar memberikan dukungan, bantuan atau intervensi yang bisa dilakukan oleh pemerintah atau juga oleh filantropi, lembaga non-government. Jadi kita bisa tahu lebih cepat dan bertindak lebih cepat jika memiliki data yang lebih akurat," ujarnya.
Terkait kondisi ekonomi keluarga korban, Kemensos berencana menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pengukuran guna menentukan intervensi kebijakan yang tepat.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
