Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 April 2026 | 23.49 WIB

Pasutri yang Bawa Bayi Nina di RSHS Bandung Sempat Ada Percakapan 'Sudah Transfer'

Nina Saleha, ibu yang bayinya nyaris hilang di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung bersama kuasa hukumnya, Mira. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo) - Image

Nina Saleha, ibu yang bayinya nyaris hilang di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung bersama kuasa hukumnya, Mira. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo)

JawaPos.com - Nina Saleha sangat syok atas kejadian yang dialaminya, dimana bayinya yang lahir pada 1 April 2026, nyaris hilang setelah digendong dan mau dibawa pergi oleh pasangan suami istri, namun berhasil dicegatnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Ceritanya, Nina telah selesai makan bersama suaminya di momen kepulangan anaknya setrla beberapa hari dirawat di RSHS. Mereka pun langsung mendatangi tempat anaknya berada di ruang inkubator.

Sesampainya di sana, Nina melihat wanita berinisial W yang sempat ditemuinya di ruang tunggu beberapa waktu sebelum dia dan suaminya makan.

Nina melihat W memegang bayi dan bersiap untuk pergi. Nina kaget karena selimut dan pakaian bayi yang dipegang W mirip sekali dengan yang dibawanya. Dia pun cepat melihat ke ruang inkubator untuk melihat bayinya yang ternyata sudah tidak ada.

Nina langsung menghentikan W untuk memastikan anak yang dibawanya anaknya atau bukan. Ternyata anak itu memang benar anaknya. Nina pun mencecar W, suster, dan petugas rumah samit kenapa sampai memberikan bayinya ke orang lain.

Pihak rumah sakit memberikan alasan yang dinilai tidak masuk akal. Dalam keyakinan Nina, anaknya menjadi korban penculikan seandainya dia terlambat sedikit saja.

"Kalau dugaan saya, anak saya mau diculik," kata Nina dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.

Dia jadi semakin yakin ada indikasi niat jahat dalam kejadian ini bukan hanya karena alasan yang tidak masuk akal kenapa anaknya sampai diberikan ke orang lain. Nina juga sempat mendengar percakapan W dan suaminya sudah melakukan transfer sejumlah uang.

"Suaminya bilang sudah ditransfer ya . Nggak tahu transfer untuk apa, cuma jadi parno," ungkap Nina.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore