
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4).
JawaPos.com - Perkumpulan Penyelenggara Riset Persepsi Publik Indonesia (Presisi) mengecam pernyataan pendiri SMRC, Saiful Mujani, yang dinilai menebarkan narasi makar terhadap Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi global yang penuh tantangan, mulai dari konflik geopolitik, tekanan ekonomi, hingga ancaman keamanan siber.
Ketua Umum Asosiasi Presisi, Mohammad Anas RA, menilai pernyataan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas politik nasional, terutama saat pemerintah sedang berupaya memperkuat persatuan.
“Pernyataan tersebut sangat berbahaya terhadap stabilitas politik di tengah upaya pemerintah membangun persatuan nasional,” kata Anas dalam keterangannya, Rabu (8/4).
Anas menegaskan, sebagai akademisi dan peneliti politik, Saiful Mujani seharusnya menyampaikan pandangan yang berbasis data serta berperan dalam mengedukasi publik, bukan mengeluarkan pernyataan yang dinilai tendensius dan menyerang pribadi.
Menurutnya, narasi yang disampaikan Saiful Mujani termasuk penyebutan langsung nama Presiden Prabowo Subianto dalam konteks konsolidasi untuk menjatuhkan, tidak mencerminkan etika akademik maupun praktik politik yang sehat.
Asosiasi Presisi juga menyoroti bahwa pernyataan tersebut muncul di tengah kondisi global yang diwarnai konflik bersenjata, persaingan ekonomi, serta potensi kenaikan harga kebutuhan pokok dan energi yang dapat berdampak luas pada masyarakat.
Lebih lanjut, Anas menyampaikan bahwa pihaknya tetap mendukung kritik terhadap pemerintah, selama disampaikan secara konstruktif dan disertai solusi. Namun, ia mengingatkan bahwa kritik harus dibedakan dari hasutan yang berpotensi memicu instabilitas.
"Kebebasan berekspresi tidak boleh disalahgunakan menjadi ruang untuk mendorong emosi publik ke arah yang berpotensi merusak tatanan demokrasi," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
