
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Keamanan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Chen Yixin, di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (27/3).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang relatif aman dari berbagai guncangan global, termasuk jika terjadi perang dunia ketiga. Ia menilai, posisi geografis dan kondisi domestik Indonesia menjadikannya sebagai salah satu negara paling aman di tengah potensi konflik global.
“Kalau terjadi perang dunia ketiga, negara mana yang aman? Indonesia termasuk papan atas lho. Sekarang kalau ke Bali, lihat itu berapa orang Rusia di situ, berapa orang Ukraina di situ,” kata Prabowo saat memberikan taklimat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).
Menurutnya, indikator keamanan Indonesia juga terlihat dari banyaknya warga negara asing, termasuk dari Rusia dan Ukraina, yang memilih tinggal di Bali sejak konflik terjadi di negara mereka.
Untuk menangkap peluang tersebut, pemerintah berencana membangun Kawasan Keuangan Khusus atau Special Financial Zone (SFZ). Kawasan ini diharapkan menjadi wadah bagi investor global, khususnya dari negara yang terdampak konflik, dengan menawarkan insentif pajak dan regulasi yang lebih fleksibel.
Prabowo mengungkapkan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, telah mengusulkan pembangunan SFZ di Bali. Gagasan tersebut telah menjadi bahan pertimbangan sejak beberapa tahun terakhir.
Ia menambahkan, kondisi global saat ini mendorong pergeseran arus investasi, termasuk dari kawasan Timur Tengah, ke negara-negara yang stabil dan aman seperti Indonesia.
“Saat ini uang-uang dari Timur Tengah akan ke mana? Negara mana yang tidak perang? Indonesia salah satu yang paling diminati,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan bahwa keramahan masyarakat serta ketahanan ekonomi nasional menjadi faktor utama yang menarik minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia.
“Jadi intinya adalah kita sangat banyak potensi, tapi ini juga yang membuat kita sekarang harus lebih keras bekerja, lebih teliti,” tuturnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
