Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 April 2026 | 06.07 WIB

Auriga: Deforestasi Hutan Melonjak capai 433.751 Ha pada 2025, Program Prabowo jadi Biang Kerok

DEFORESTASI: Auriga Nusantara menyoroti lonjakan deforestasi hutan Indonesia pada 2025. Total deforestasi mencapai 433.751 hektare. (AI/DIMAS PRADIPTA/JAWAPOS.COM) - Image

DEFORESTASI: Auriga Nusantara menyoroti lonjakan deforestasi hutan Indonesia pada 2025. Total deforestasi mencapai 433.751 hektare. (AI/DIMAS PRADIPTA/JAWAPOS.COM)

JawaPos.com - Auriga Nusantara menyoroti lonjakan deforestasi hutan Indonesia pada 2025. Total deforestasi mencapai 433.751 hektare, meningkat signifikan dibandingkan 2024 yang seluas 261.575 hektare, kenaikan ini setara dengan lonjakan sekitar 66 persen dalam kurun satu tahun.

Direktur Informasi dan Data Auriga Nusantara, Dedy Sukmara, menyatakan bahwa lonjakan deforestasi ini menunjukkan tekanan yang semakin besar terhadap hutan alam Indonesia akibat kebijakan yang tidak sepenuhnya berbasis pada perlindungan lingkungan.

"Kalimantan kembali menjadi pulau dengan deforestasi terluas, menjadikan pulau ini secara berturut-turut menjadi pemuncak deforestasi sejak 2013," kata Dedy Sukmara dalam laporan Auriga, dikutip Kamis (2/4).

"Pada 2025, semua pulau besar Indonesia mengalami perluasan deforestasi, dengan Tanah Papua mengalami lonjakan deforestasi terluas, yakni bertambah 60.337 hektare dari luas deforestasi 2024," sambungnya.

Menurutnya, deforestasi tercatat terjadi di hampir seluruh provinsi Indonesia, kecuali DKI Jakarta dan Jogjakarta. Perubahan juga terlihat pada daftar provinsi dengan deforestasi tertinggi, yang kini didominasi Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Aceh.

Namun, dari sisi persentase, Pulau Jawa mencatat kenaikan tertinggi hingga 440 persen.

Secara nasional, rata-rata deforestasi bulanan pada 2025 mencapai 36.146 hektare, dengan puncak tertinggi terjadi pada Mei dan periode intensif berlangsung antara April hingga Oktober.

Lonjakan ekstrem juga terjadi di wilayah Sumatera bagian utara.

Menurutnya, Aceh mengalami peningkatan 426 persen, Sumatera Utara 281 persen, dan Sumatera Barat bahkan mencapai 1.034 persen, yang beriringan dengan meningkatnya kejadian bencana longsor dan banjir di kawasan tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore