ILUSTRASI DEFORESTASI. (AI/DIMAS PRADIPTA/JAWAPOS.COM)
JawaPos.com - Isu kebun kelapa sawit masih menjadi diskursus lingkungan, terutama terkait dengan deforestasi. Ekspansi perkebunan sawit dalam beberapa dekade terakhir sering dikaitkan dengan perubahan tutupan hutan, baik di tingkat global maupun nasional.
Kondisi itu menjadi perhatian berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri, hingga organisasi lingkungan. Kampanye Greenpeace Indonesia Rio Rompas menegaskan, industri sawit memang menjadi salah satu alasan terdorongnya deforestasi.
“Industri sawit menjadi salah satu komoditas yang menjadi pendorong deforestasi, karena prasyarat komoditas ini membutuhkan lahan yang luas untuk menopang industrinya,” kata Rio Rompas kepada JawaPos.com, Rabu (8/1).
Deforestasi terus menjadi sorotan di berbagai wilayah karena penurunan luas hutan alam. Alhasil, pembukaan lahan untuk kebun kelapa sawit sering disebut sebagai salah satu bentuk perubahan penggunaan lahan yang berdekatan dengan kawasan hutan.
Adapun alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan sawit sering terjadi di area yang sebelumnya memiliki tutupan vegetasi yang lebih lebat. Perubahan ini sendiri berdampak pada lanskap hutan, termasuk fragmentasi habitat dan berkurangnya tutupan vegetasi alami di lokasi-lokasi tertentu.
Menurut dia, dampak produksi sawit yang mengorbankan hutan tentu akan memberikan salah satu dampak negatif yakni menghancurkan kesejahteraan alam.
“Dalam berproduksi sawit akan membuka hutan dan menggantikannya dengan tanaman sawit yg monokultur, hutan dan lahan gambut dibuka dan menghancurkan bentang alam,” tukasnya.
ILUSTRASI PERKEBUNAN SAWIT. (DIMAS PRADIPTA/JAWAPOS.COM)
Rio Rompas menyoroti deforestasi juga akan berdampak pada keanekaragaman hayati dan habitat satwa liar. Termasuk pula keanekaragaman hayati, bencana banjir, dan pengeringan lahan gambut yang memicu kebakaran hutan.
Apalagi adanya sertifikasi seperti Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Hingga kini tak menunjukkan perbaikan terkait deforestasi. Sebab, sanksi bagi pihak yang melanggar tampak tak tegas.
"Banyak kebun yang bersertifikat masih ditemukan melakukan penanaman sawit dalam kawasan hutan dan melakukan praktik deforestasi,” tukasnya.
INFOGRAFIS DEFORESTASI. (DIMAS PRADIPTA/JAWAPOS.COM)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022