
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu(kiri). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah memacu proyek ambisius Tambak Udang Terintegrasi Waingapu (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Nusa Tenggara Timur. Proyek ini digadang-gadang akan menjadi model budidaya udang modern yang ramah lingkungan dengan nilai investasi mencapai Rp 7,2 triliun.
Proyek ini berlokasi di Desa Palakahembi dan Kelurahan Watumbaka, Sumba Timur. Selain produksi, proyek ini menjaga kelestarian ekosistem laut NTT melalui teknologi limbah yang canggih.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu, menuturkan bahwa pihaknya mengadopsi praktik terbaik dunia internasional. Hal itu bertujuan agar teknologi yang digunakan ramah lingkungan.
"Berbagai benchmark kami pelajari, kelebihannya kami ambil, kelemahannya kami tinggalkan.Intake air laut diarahkan ke pompa reservoir, lalu ke tandon, sebelum masuk ke petakan tambak," ujarnya, Rabu (1/4).
Salah satu poin krusial dari proyek ini adalah keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) seluas 60 hektare. Fasilitas ini memastikan sisa produksi tidak merusak terumbu karang dan biota laut di sekitarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022