
Gerbang tol Kalikangkung. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan di wilayah Jawa Tengah.
Menanggapi situasi ini, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way lokal di ruas Tol Semarang ABC hingga GT Kalikangkung pada Sabtu (28/3) sore.
Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan kendaraan di tol yang menuju arah Jakarta.
Para pengendara diimbau untuk memperhatikan jadwal dan titik dimulainya rekayasa ini agar perjalanan tetap nyaman.
Baca Juga:Puncak Arus Balik 2026: 52 Ribu Penumpang KA Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Sisa Tiket dan Promonya!
Rekayasa lalu lintas satu arah ini dimulai tepat pukul 14.48 WIB. Titik awal penyekatan berada di KM 425+800 Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C.
Aliran kendaraan kemudian diarahkan menuju KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang.
Skema ini diharapkan mampu menarik beban volume kendaraan yang mulai padat di area Semarang.
Pihak Jasa Marga menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil koordinasi ketat dengan pihak Kepolisian.
Pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan untuk memastikan transisi jalur berjalan aman.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan tujuan utama di balik langkah taktis ini.
"Pembukaan one way lokal ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif untuk memastikan arus balik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali," ujar Ria, Sabtu (28/3).
Selain penempatan petugas di titik-titik krusial, JTT juga memaksimalkan pemantauan melalui CCTV secara real-time.
Bagi pemudik yang ingin memantau kondisi terkini, disarankan menggunakan aplikasi Travoy atau memperhatikan Dynamic Message Sign (DMS) di sepanjang tol.
