Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Maret 2026, 15.46 WIB

Mudahkan Pemudik Berkomunikasi, Jaringan Bakauheni Lancar Tanpa Hambatan Saat Arus Balik

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo saat meninjau Posko Monitoring RAFI 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Jumat (27/3). (Dok. Komdigi) - Image

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo saat meninjau Posko Monitoring RAFI 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Jumat (27/3). (Dok. Komdigi)

JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Angga Raka Prabowo, menegaskan bahwa kinerja jaringan telekomunikasi di Pelabuhan Bakauheni tetap stabil dengan tingkat keberhasilan layanan mencapai 96 persen pada puncak arus balik Lebaran 2026.

“Di Bakauheni, kecepatan rata-rata mencapai 30 Mbps dengan success rate 96 persen. Kondisinya sangat baik,” ujar Wamen Angga usai meninjau Posko Monitoring RAFI 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Jumat (27/3).

Secara keseluruhan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa kualitas layanan telekomunikasi tetap terjaga dengan baik, termasuk di area yang dipadati pemudik. Dalam kesempatan tersebut, Wamenkomdigi juga sempat berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk memastikan pengalaman penggunaan jaringan selama perjalanan.

“Alhamdulillah, masyarakat yang kami temui merasa aman dan layanan komunikasi dirasakan baik selama perjalanan,” jelasnya.

Sepanjang periode mudik dan arus balik, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat sekitar 10 ribu laporan gangguan layanan. Mayoritas gangguan tersebut disebabkan oleh lonjakan trafik pada jam sibuk, namun seluruhnya telah ditangani oleh operator.

“Kami memantau sekitar 10 ribu laporan gangguan ke operator seluler, namun alhamdulillah semuanya sudah terselesaikan,” ungkap Wamen Angga.

Peningkatan trafik pada puncak arus balik sempat memengaruhi kecepatan layanan di beberapa titik. Meski demikian, kondisi tersebut telah diantisipasi melalui langkah penguatan jaringan oleh operator.

“Pada saat trafik mencapai puncak, memang terjadi penurunan kecepatan. Namun, seluruh operator telah melakukan antisipasi dan penanganan dengan baik,” jelas Wamen Angga.

Selain itu, pemerintah melalui Balai Monitoring terus mengintensifkan pengawasan spektrum frekuensi di berbagai wilayah guna menjaga kualitas komunikasi, termasuk untuk mendukung sektor transportasi dan keselamatan.

“Balai Monitoring tidak hanya memantau kualitas telekomunikasi, tetapi juga frekuensi radio di darat, laut, dan udara agar tidak terjadi gangguan komunikasi,” imbuhnya.

Pengawasan tersebut dilakukan secara menyeluruh di sejumlah wilayah strategis, termasuk posko RAFI yang tersebar di berbagai kota serta titik utama arus mudik dan balik.

“Balai Monitoring bertugas menjaga agar tidak ada penggunaan frekuensi ilegal yang dapat mengganggu komunikasi, terutama yang berkaitan dengan keselamatan,” tambahnya.

Wamenkomdigi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang tetap siaga selama periode Lebaran demi memastikan konektivitas tetap terjaga.

“Petugas Balai Monitoring dan operator bekerja 24 jam hingga 29 Maret. Kami mengapresiasi dedikasi mereka dalam menjaga layanan tetap optimal,” ucapnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore