JawaPos.com - Korlantas Polri memastikan arus lalu lintas pada hari H Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan lancar. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas di sejumlah lokasi berjalan efektif mengurai kepadatan volume kendaraan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memantau langsung pergerakan arus lalu lintas di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (21/3). Hasil pengamatan disimpulkan bahwa arus lalu lintas terpantau terkendali.
"Update terakhir lalu lintas, baik di jalan tol maupun arteri, terpantau terkendali. Untuk di jalan tol, pada pukul 11.00 sempat terjadi peningkatan arus sehingga di Cikampek, dari kilometer 57 sampai 70, dilakukan rekayasa lalu lintas," kata Agus.
Jenderal Bintang Dua Polri ini mengutarakan, sempat terjadi peningkatan volume kendaraan. Namun, setelah rekayasa lalu lintas diterapkan, kepadatan berhasil diurai.
Selain pengelolaan arus mudik, Polri juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi arus balik Lebaran. Berdasarkan perhitungan distribusi kendaraan, sekitar 66 persen kendaraan diperkirakan menuju wilayah Jawa Tengah, sementara 30 hingga 35 persen lainnya menuju Jawa Barat.
"Selanjutnya, terkait antisipasi pascalebaran, potensi aglomerasi di sejumlah wilayah seperti Solo Raya, Semarang Raya, Jabodetabek, Bali, dan Malang Raya telah diantisipasi. Seluruh Polda telah menyiapkan pengamanan melalui pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu," ucap Agus.
"Strategi arus balik juga telah disiapkan. Dari distribusi kendaraan, sekitar 66 persen menuju Jawa Tengah dan sisanya sekitar 33 persen menuju Jawa Barat," imbuhnya.
Pemerintah juga membuka Tol Japek II Selatan sebagai jalur fungsional wilayah Jawa Barat. Jalur tersebut telah melalui tahap uji coba dan direncanakan dibuka secara penuh saat puncak arus balik, khususnya pada ruas Sadang hingga Setu.
"Untuk mendukung arus balik ke Jawa Barat, jalur fungsional Tol Japek II Selatan telah dilakukan uji coba dan akan dibuka secara penuh saat puncak arus balik, khususnya dari Sadang hingga Setu," jelasnya.
Selain itu, petugas di lapangan juga fokus melakukan pengamanan di tempat wisata. Begitu pun di pelabuhan penyeberangan.
Dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat, situasi hingga saat ini terpantau kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Sementara itu, dari aspek keselamatan lalu lintas, tercatat penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia sebesar 27 persen serta penurunan angka kecelakaan sekitar 3,5 persen.