
Ilustrasi contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek. (Istimewa)
JawaPos.com - Kepadatan arus mudik Lebaran 2026 makin terasa di ruas Tol Jakarta–Cikampek.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengumumkan telah kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek secara situasional.
VP Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil untuk mengurai lonjakan volume kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa.
“Contraflow pada KM 36 s.d KM 70 arah Cikampek diberlakukan secara situasional dengan skema buka tutup berdasarkan diskresi Kepolisian,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/3).
Baca Juga:387 Ribu Kendaraan Mengarah ke Timur Trans Jawa Saat One Way dari Tol Cipali hingga Kalikangkung
Sebelumnya, rekayasa lalu lintas tersebut sempat dihentikan sementara menyesuaikan kondisi di lapangan.
Namun, seiring kembali meningkatnya volume kendaraan, contraflow kembali dibuka pada pukul 20.51 WIB atas diskresi pihak kepolisian.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama pada puncak pergerakan pemudik yang terus meningkat pada malam hari.
JTT memastikan akan terus berkoordinasi intensif dengan Kepolisian dan instansi terkait guna mengoptimalkan pengaturan lalu lintas sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk tetap disiplin mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
Pemudik juga diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta mempersiapkan kondisi kendaraan sebelum perjalanan.
"Untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga di 133 atau mengakses aplikasi TRAVOY yang tersedia di perangkat iOS dan Android," tukasnya.
Di sisi lain, Korlantas Polri memulai one way nasional siang tadi (18/3). Rencana awal, rekayasa lalu lintas tersebut akan dilaksanakan dari Kilometer 70 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) sampai Kilometer 414 Gerbang Tol Kalikangkung.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan pelaksanaan one way nasional.
