Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Maret 2026, 01.01 WIB

1,2 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jabodetabek, Arus Mudik ke Timur Trans Jawa Mendominasi

Ilustrasi: One way diberlakukan hampir di sepanjang jalan tol Trans Jawa untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: One way diberlakukan hampir di sepanjang jalan tol Trans Jawa untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran. (Istimewa)

JawaPos.com - Gelombang mudik Lebaran 2026 mulai mencapai fase krusial alias puncaknya.

Dalam periode H-10 hingga H-4 Idul Fitri, sebanyak 1,2 juta kendaraan tercatat telah meninggalkan wilayah Jabodetabek melalui jalur darat, dengan mayoritas pergerakan mengarah ke wilayah timur Pulau Jawa.

Data PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan, total kendaraan yang keluar Jabodetabek pada 11–17 Maret 2026 mencapai 1.213.388 unit.

Angka ini melonjak 20,9 persen dibandingkan kondisi normal, sekaligus mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menyebutkan bahwa jumlah itu setara dengan sekitar 34,4 persen, dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan meninggalkan Jakarta selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Arus kendaraan paling besar mengalir ke arah timur, yakni menuju Trans Jawa dan Bandung. Tercatat sebanyak 612.956 kendaraan atau sekitar 50,5 persen memilih jalur ini.

Lonjakan signifikan terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama, dengan peningkatan hingga 95,6 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Sementara itu, arus ke arah barat menuju Merak mencapai 353.032 kendaraan atau 29,1 persen, disusul arah selatan menuju kawasan Puncak sebanyak 247.400 kendaraan atau 20,4 persen.

Makin Padat di H-4 Lebaran

Kondisi lalu lintas semakin padat pada H-4 Lebaran atau Selasa, 17 Maret 2026. Dalam satu hari, sebanyak 221.978 kendaraan meninggalkan Jabodetabek, meningkat tajam 68,1 persen dari kondisi normal. Lonjakan ini mendorong aparat kepolisian mulai menerapkan rekayasa lalu lintas.

Salah satu kebijakan utama yang diberlakukan adalah sistem satu arah (one way) dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang–Solo.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore