
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berdialog bersama pakar transportasi di Kantor Jasa Raharja pada Rabu malam (11/3). Dialog itu sebagai bagian mematangkan Operasi Ketupat 2026. (Korlantas Polri)
JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Salah satunya lewat rapat bersama pakar transportasi di Kantor Jasa Raharja pada Rabu malam (11/3). Dalam kesempatan itu, dia menekankan tujuan pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut. Yakni memberikan jaminan kepada pemudik sampai tujuan dengan selamat.
”Sederhana saja tujuan kami, yaitu memastikan masyarakat yang berangkat mudik bisa sampai di tujuan dengan selamat dan bahagia di kampung halamannya. Kemudian ketika kembali dari mudik, mereka juga dapat kembali dengan selamat ke tempat masing-masing,” kata Irjen Agus dalam keterangan resmi pada Kamis (12/3).
Menurut Agus, jaminan itu diberikan oleh Korlantas Polri sebagai wujud hadirnya negara. Dia menyatakan bahwa keselamatan pengguna jalan selama periode mudik dan balik adalah hal yang paling utama. Itu sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menggunakan tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 mulai besok (13/3).
”Operasi Ketupat ini adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir bukan hanya mengatur lalu lintas atau mengawal arus mudik dan arus balik, tetapi juga hadir untuk menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama rangkaian bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri,” ucap Agus.
Baca Juga:Transformasi Digital Jasa Raharja Dapat Pengakuan Nasional, Layanan Klaim Kecelakaan Semakin Cepat
Jenderal bintang dua Polri itu pun menyatakan bahwa kunci keberhasilan Operasi Ketupat 2026 adalah sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk stakeholder terkait. Selain itu, dia juga menyinggung soal pemanfaatan teknologi sebagai parameter utama saat mengambil diskresi terkait dengan pelaksanaan rekayasa lalu lintas.
”Karena kata kunci dari Operasi Ketupat adalah keselamatan serta kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak, malam ini di kantor Jasa Raharja juga hadir banyak pakar transportasi dan akademisi yang memberikan berbagai masukan untuk melengkapi langkah dan strategi yang akan kami jalankan di lapangan,” ujarnya.
Dengan sinergi tersebut, Agus berharap besar seluruh rangkaian kegiatan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan aman, baik dari aspek keamanan maupun keselamatan dan ketertiban di bidang lalu lintas. Hari ini, Polri akan menggelar apel sebelum memulai operasi tersebut. Kapolri dijadwalkan memimpin langsung apel di Lapangan Silang Monas sore nanti.
Dalam Operasi Ketupat tahun ini, Polri menggelar sebanyak 2.756 posko. Baik Pos Terpadu, Pos Pelayanan, maupun Pos Pengamanan. Ribuan posko itu didirikan semata-mata untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar tersampaikan dengan baik.
”Total ada 185.544 objek pengamanan. Terdiri dari rumah ibadah, kemudian lokasi Salat Ied, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik-titik migrasi orang, pelabuhan, terminal, stasiun, bandara,” ucap Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir kepada awak media.
Khusus rekayasa lalu lintas, Isir menyampaikan bahwa Korlantas Polri sudah menyiapkan semua bersama Kementerian Perhubungan dan instansi terkait lain seperti pengelola jalan tol. Rekayasa lalu lintas itu diterapkan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
”Untuk diketahui juga oleh warga masyarakat, saudara-saudari yang nanti akan melaksanakan mudik, nanti akan ada beberapa strategi terkait dengan rekayasa lalu lintas, terkait dengan perkembangan situasional yang ada di lapangan. Nanti akan kami informasikan secara real time,” kata dia.
Polri sudah memprediksi bawah puncak arus mudik terjadi pada 13 Maret 2026 dan 17 Maret 2026. Sementara puncak arus mudik pada 24 Maret 2026 dan 28 Maret 2026. Prediksi itu dihitung berdasar sejumlah kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah. Termasuk libur lebaran untuk berbagai kalangan.

12 Pilihan Restoran Terenak di Malang untuk Keluarga dengan Suasana Adem dan Punya Spot Instagramable
Selain Tangkap Bupati Tulungagung, KPK Amankan Sekda hingga Kadis PUPR
Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
Muncul Dua Nama Terduga Pelaku Penipuan Rekrutmen ASN Pemkab Gresik, Satu Pegawai Aktif
Profil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Kader Partai Gerindra yang Terjaring OTT KPK
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Thailand di Final Piala AFF 2026
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Timnas Indonesia vs Thailand, Siaran Langsung, dan Live Streaming!
Kuliner di Surabaya: 17 Rekomendasi Bakso Terbaik dengan Rasa Autentik
