
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul bersama Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia di kantor Kemensos, Kamis (5/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) JawaPos.com-Kementerian Sosial (Kemensos) gerak cepat menuntaskan penyaluran bantuan sosial (bansos) adaptif bagi korban bencana di Pulau Sumatra. Targetnya, seluruh bantuan sudah masuk ke kantong penerima manfaat sebelum Idul Fitri tiba. Langkah percepatan rehabilitasi ini menyasar warga terdampak banjir di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Tak main-main, anggaran jumbo senilai ratusan miliar rupiah telah disiapkan untuk memulihkan ekonomi warga. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, merinci jenis bantuan yang mulai disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Bantuan ini mencakup pengisian perabot rumah serta modal usaha bagi korban bencana di Sumatera. "Sekarang kita sedang berproses penyaluran untuk bantuan isian hunian dan bantuan stimulan sosial ekonomi. Dimana untuk isian hunian itu sebesar Rp 3 juta (per keluarga), untuk BSSE itu sebesar Rp 5 juta (per keluarga)," ujar Gus Ipul di Jakarta, Kamis (5/3). Selain itu, warga juga akan mendapatkan Jaminan Hidup (Jadup) sebesar Rp450 ribu per orang setiap bulan selama tiga bulan berturut-turut. Mereka yang berhak menerima adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terverifikasi untuk bantuan hunian dan BSSE, serta 248.588 jiwa untuk penerima bantuan jaminan hidup. Gus Ipul menegaskan, data penerima telah melalui proses verifikasi yang sangat ketat, mulai dari tingkat daerah hingga pusat, guna menghindari salah sasaran. "Seperti diketahui data itu diproses dari bawah. Pertama BNPB memberikan data, lalu ditetapkan oleh Bupati/Wali Kota, sudah menyangkut BNBA-nya, lalu ditandatangani oleh Pak Kapolres dan Pak Kajari. lalu diverifikasi oleh Pak Mendagri. Setelah itu menjadi data final untuk menjadi pedoman kami menyalurkan," jelasnya. Di sisi lain, PT Pos Indonesia optimistis seluruh penyaluran selesai dalam waktu dekat. Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menyebutkan bahwa per 5 Maret, penyaluran sudah mencapai lebih dari 26 persen. "Dari 67 ribu keluarga penerima manfaat, kami targetkan Tanggal 15 nanti sudah selesai semuanya. Sehingga kita harapkan sebelum lebaran, semua saudara-saudara kita sudah menerima haknya," ungkap Haris. Sementara itu, untuk memudahkan masyarakat, PT Pos Indonesia menyediakan tiga skema pengambilan bantuan: - Datang langsung ke Kantor Pos. - Melalui Komunitas (Kantor Desa atau Kelurahan). - Layanan Antar Jemput khusus untuk lansia atau penerima yang sedang sakit. Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Maret 2026, Simak Jadwal Lengkap dan Waspada Hoaks Bansos Ramadhan Lalu, bagi warga yang sudah terlanjur mudik atau tidak di tempat, bantuan tetap bisa dicairkan di Kantor Pos lokasi tujuan, dengan cara berkoordinasi dengan petugas Satgas Pusat. (*)
