Kapal Ferry milik ASDP di Pelabuhan Merak. (Istimewa)
JawaPos.com – Kabar baik bagi pemudik lintas Jawa-Sumatera. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan bahwa penyeberangan Merak–Bakauheni resmi menerapkan kebijakan single tarif selama periode mudik Lebaran 2026.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo memastikan bahwa dengan skema itu, tidak ada perbedaan tarif layanan antara reguler dan ekspres. Semua demi menciptakan arus mudik yang lebih tertib dan lancar.
Kebijakan ini berlaku untuk keberangkatan dari Pelabuhan Merak pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.
Sementara untuk keberangkatan dari Pelabuhan Bakauheni, skema diberlakukan mulai 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
"Selama periode tersebut, tidak terdapat perbedaan tarif bagi layanan reguler dan ekspres. Skema single tarif dilakukan dengan menyamakan tarif layanan eksekutif dengan taraif layanan reguler pada golongan pejalan kaki dan kendaraan penumpang," kata Heru dalam keterangannya, Selasa (24/2).
Lebih lanjut, Heru juga mengatakan kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi nasional pengelolaan trafik dan pelayanan publik selama musim mudik. Dengan begitu, perjalanan penyebrangan akan terasa lebih meringankan.
“Melalui single tarif, kami ingin memastikan mudik Lebaran 2026 berlangsung lebih tertib, terjangkau, dan lancar. Ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah dan BUMN untuk menghadirkan perjalanan penyeberangan yang aman sekaligus meringankan beban masyarakat,” lanjutnya.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, pola layanan operasional di dermaga akan disesuaikan dengan jadwal serta kebutuhan pengaturan trafik. Pengguna jasa akan dilayani sesuai penempatan kapal dan dermaga yang telah diatur.
Di sisi lain, Corporate Secretary ASDP Windy Andale memastikan kesiapan sistem penjualan tiket, sosialisasi kepada pengguna jasa serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan, masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal melalui Ferizy yang dapat diakses sejak H-60.
Sehingga jadwal perjalanan dapat direncanakan lebih pasti sekaligus menghindari antrean panjang saat periode puncak.
"Pengguna jasa diwajibkan telah bertiket sebelum tiba di pelabuhan, melakukan perjalanan sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, serta memastikan pengisian data dan identitas penumpang dilakukan secara lengkap dan benar guna mendukung kelancaran layanan selama periode Angkutan Lebaran," tutur Windy.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
