Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kedatangan ribuan sapi impor asal Australia di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Pasokan daging sapi di Jakarta dipastikan aman sepanjang bulan suci Ramadhan ini. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau kedatangan ribuan sapi impor asal Australia di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2).
Pramono mengklaim stok daging sapi di ibu kota dalam kondisi aman dengan harga yang dipastikan tetap stabil.
Pramono menjelaskan, komoditas pangan seringkali memicu kenaikan inflasi saat hari besar keagamaan. Kehadiran sapi impor ini menjadi langkah strategis untuk meredam lonjakan harga di pasar.
"Faktor inflasi di Jakarta biasanya meningkat saat Ramadan dan Idulfitri, terutama pada komoditas daging, cabai, dan beras. Dengan masuknya sapi dari Australia ini, kami berharap harga daging bisa tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan," jelas Pramono.
Melalui Perumda Dharma Jaya, sebanyak 3.100 ekor sapi telah mendarat di Jakarta dari total target 7.500 ekor pada tahap awal. Impor sapi secara langsung dari Australia ini merupakan kali pertama dalam 28 tahun terakhir Jakarta.
Pramono menyebut kelancaran proses ini tidak lepas dari kuatnya hubungan internasional yang dijalin Jakarta, termasuk melalui skema sister city dengan beberapa kota di Australia.
"Kami memiliki kerja sama sister city dengan beberapa kota di Australia, dan itu ikut memperkuat hubungan serta kepercayaan yang ada. Dengan dasar kerja sama tersebut, proses impor ini dapat berjalan lebih baik dan terkontrol," ungkapnya.
Politikus PDI Perjuangan ini menekankan bahwa kepercayaan tersebut harus dijaga dengan pengawasan ketat terhadap prosedur kesehatan dan kelayakan seluruh ternak yang masuk.
Stok Daging Melimpah: 1.000 Ton Siap Edar
Bagi masyarakat yang khawatir soal ketersediaan, data Pemprov DKI menunjukkan cadangan daging tercatat mencapai 1.000 ton.
Selain itu, stok sapi hidup di kandang Dharma Jaya berada di angka 1.500 ekor. Pramono juga menegaskan bahwa skema repeat order akan dilakukan jika kebutuhan pasar meningkat.
"Stok ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan sekaligus menggantikan sebagian sapi yang akan dipanen bulan ini. Jadi, pasokan tetap aman dan terjaga," ucap Gubernur Pramono.
Jaminan Bebas PMK dan Keamanan Pangan
Keamanan pangan menjadi prioritas utama. Pemprov DKI memastikan seluruh sapi yang datang telah melewati skrining kesehatan yang ketat dan dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
