Suzuki e-Vitara menjadi mobil listrik pertama yang dipasarkan brand asal Jepang itu di Indonesia. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang diselenggarakan pada 5–15 Februari di JIExpo Kemayoran, Jakarta, menjadi panggung paling menarik bagi pencinta roda empat dan teknologi ramah lingkungan. Tak hanya mobil konvensional yang ikut meramaikan arena pameran, beberapa mobil listrik terbaru juga resmi diluncurkan bagi pasar Indonesia, yaitu:
Suzuki eVitara: SUV listrik pertama yang diperkenalkan Suzuki di Indonesia.
iCar V23: SUV listrik premium yang resmi meluncur di ajang ini.
LEPAS E4: SUV listrik yang melakukan debut dunia dan membuka pre-book di Indonesia.
Wuling Eksion EV: SUV listrik terbaru dari Wuling dengan rentang jarak tempuh signifikan.
Nah, dengan makin banyak pilihan, masyarakat yang berniat membeli mobil listrik kini punya opsi beragam, dari SUV ramah keluarga hingga EV bergaya urban. Namun, sebelum menandatangani SPK, ada baiknya memperhatikan 7 hal penting yang perlu dipikirkan sebelum beli:
Salah satu pertanyaan paling penting: seberapa jauh mobil itu bisa berjalan dalam sekali cas? Perhatikan kapasitas baterai dan standar jarak tempuhnya — ini menentukan seberapa sering Anda harus berhenti untuk isi ulang. EV dengan range lebih panjang sangat berguna untuk perjalanan jauh antar kota.
Walaupun stasiun pengisian makin banyak dibangun, tidak semua rute punya fasilitas yang lengkap. Pastikan jalur yang sering Anda lalui punya charging station, terutama untuk perjalanan luar kota. Tingkat kemudahan akses SPKLU bisa memengaruhi kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Harga “di kertas” saja tidak cukup. Hitung juga biaya pajak, asuransi, dan kemungkinan insentif pemerintah. Meskipun biaya listrik umumnya lebih murah daripada bensin, biaya servis tertentu (seperti penggantian baterai di masa depan) juga perlu dipertimbangkan.
Selain desain dan performa, teknologi keselamatan seperti rem otomatis, sistem pengingat jalur, dan kontrol stabilitas adalah hal penting. Fitur ini tidak hanya meningkatkan nilai kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pengendara dan penumpang.
Mobil listrik masih berkembang di Indonesia, jadi prospek nilai jual kembali (resale value) menjadi pertimbangan penting. Mobil dengan permintaan tinggi atau merek kuat biasanya punya daya jual bekas lebih baik dibanding yang kurang dikenal.
Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan Anda. Butuh mobil untuk aktivitas dalam kota? EV kecil atau kompak mungkin sudah cukup. Jika sering membawa banyak penumpang atau bepergian jauh, pertimbangkan SUV dengan range lebih besar dan ruang kabin luas.
Jangan lupa cek jaringan layanan purna jual dari merek yang Anda pilih. Semakin luas jaringan bengkel resmi dan service center, semakin mudah dan cepat solusi ketika mobil perlu perawatan atau perbaikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
