
Presiden Prabowo menyampaikan taklimat saat membuka Rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, hari ini (2/2). (Tangkapan Layar YouTube Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jenderal dari TNI dan Polri di Istana pada Senin (9/2). Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan beberapa arahan. Meski agenda tersebut berlangsung tertutup, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap beberapa hal yang disampaikan oleh kepala negara kepada jajaran TNI dan Polri.
Menurut Prasetyo, presiden mengumpulkan para jenderal TNI dan Polri dalam rangka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2026. Selain dihadiri oleh para jenderal dari kedua institusi tersebut, turut hadir unsur pimpinan mulai dari level dandim dan kapolres. Dia menyebut, agenda tersebut memang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
”Jadi, setiap awal tahun selalu ada forum rapat pimpinan TNI maupun Polri. Dan hari ini alhamdulillah bapak presiden dapat memberikan pengarahan dan kebetulan mengundang para pimpinan TNI dan Polri untuk mendapatkan pengarahan di Istana,” ungkap dia kepada awak media.
Sebagai panglima tertinggi TNI dan Polri, Presiden Prabowo meminta agar kedua institusi tersebut terus diperkuat. Prabowo ingin TNI dan Polri semakin profesional. Khususnya dalam menjalankan peran sebagai tentara rakyat dan polisi yang dicintai oleh rakyat. Kepala negara menyampaikan terima kasih karena selama lebih dari satu tahun belakangan, TNI-Polri sudah mengupayakan kinerja terbaik.
”Dalam satu tahun lebih masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, TNI maupun Polri terus menjadi garda terdepan di dalam membantu dan mensukseskan seluruh program-program pemerintah yang semua program itu selalu orientasinya adalah untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara,” ujarnya.
Tidak lupa, presiden menegaskan bahwa semua pihak harus bersatu-padu. Khususnya TNI dengan Polri. Mereka diminta merapatkan barisan untuk memperbaiki diri demi bangsa dan negara. Prabowo ingin, pengabdian yang dilakukan oleh seluruh jajaran TNI-Polri dilakukan semata-mata untuk bangsa dan negara.
Tentu saja, Rapim TNI-Polri 2026 juga menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap kerja-kerja TNI-Polri selama satu tahun belakangan. Prasetyo menyebut, dari evaluasi itu diharapkan TNI dan Polri ke depan menjadi lembaga negara yang semakin baik. Menurut dia, presiden sudah melihat kinerja TNI-Polri yang tidak pernah luput dalam berbagai penugasan.
”Jadi, untuk menjadi TNI yang kuat, yang profesional, yang maju itu kan bagian juga dari bentuk evaluasinya. Untuk terus bersatu, mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
