
Proses evakuasi temuan paket atau kantong body part di lokasi kecelakaan Pesawat ATR 42-500 pada Jumat (23/1). (Basarnas)
JawaPos.com - Sehari pasca menerima 7 bodypack atau kantong jenazah korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Tim DVI berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Termasuk satu bodypack berisi tulang. Seluruh jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa identifikasi jenazah korban dilakukan oleh Tim DVI bersama Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Sejak menerima 7 kantong jenazah kemarin siang, Tim DVI langsung bekerja hingga malam hari.
”Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi seluruh kru dan penumpang pesawat sebanyak 10 orang yang terdiri atas 7 kru pesawat dan 3 penumpang,” ungkap dia kepada awak media pada Sabtu (24/1).
Sebanyak 3 jenazah korban berhasil diidentifikasi lebih dulu. Mereka terdiri atas Dede Maulana, Florencia Lolita, dan Esther Aprilita. Semetara 7 lainnya adalah Andy Dahananto (pilot), Farhan Gunawan (kopilot), Hariadi, Restu Adi P, Dwi Murdiono, Ferry, dan Yoga.
”Jadi, kami sampaikan dari 11 bodypack yang dikirim (oleh Tim SAR Gabungan), 10 bodypack teridentifikasi,” kata Djuhandani.
Meski tidak mengungkap secara terperinci, jenderal bintang dua Polri itu memastikan bahwa seluruh jenazah korban masih bisa dikenali. Sementara 1 bodypack berisi tulang juga diidentifikasi oleh Tim DVI. Dia memastikan, tulang itu milik salah satu korban.
”Kemudian dari 1 bodypack lagi, yaitu berisi tulang, juga bisa dibuktikan itu adalah bagian tubuh dari salah satu korban yang 10,” jelasnya.
Dengan hasil identifikasi tersebut, Tim DVI sudah menuntaskan tugas. Sebab, sesuai dengan manifest penerbangan Pesawat ATR 42-500 dari Yogyakarta ke Makassar, ada 10 korban. Seluruh jenazah korban yang sudah teridentifikasi juga sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing.
”Semua sudah bisa teridentifikasi oleh tim tadi malam. dengan upaya-upaya yang dilakukan bisa teridentifikasi dan identik semua dengan nama-nama korban yang masuk dalam manifest,” ucap Djuhandani.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
