
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Banyak daerah yang terdampak kebijakan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun ini. Namun, baru-baru ini, pemerintah pusat memutuskan mengembalikan dana TKD ke tiga provinsi yang nilainya mencapai Rp 10,6 triliun. Ketiganya di antaranya, Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menuturkan, kebijakan itu bertujuan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut. Dengan kebijakan itu, TKD untuk provinsi serta kabupaten maupun kota yang ada di sana, akan disamakan dengan TKD tahun 2025 setelah efisiensi.
''Presiden sudah memutuskan bahwa seluruh provinsi, kabupaten maupun kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar, dana TKD-nya akan disamakan dengan tahun 2025. Dengan kata lain, angkanya mencapai Rp 10,6 triliun,'' terang Tito melalui keterangan tertulisnya.
Menurut Tito, pemerintah pusat berkomitmen penuh mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga wilayah tersebut. Berbagai sumber daya nasional juga telah dimobilisasi, mulai dari Kementerian PUPR, Kementerian Pendidikan, sektor kesehatan, hingga dukungan TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas.
Meski demikian, Tito menegaskan pentingnya gotong royong antara pemerintah pusat dan daerah. Pengembalian TKD diharapkan memperkuat kapasitas fiskal daerah agar mampu bergerak cepat.
''Tapi, daerah juga harus bergerak. Oleh karena itu, supaya mereka (daerah) kuat, anggarannya ditambah,'' ujarnya.
Dia juga menegaskan, agar dana TKD itu tidak disalahgunakan. Menurutnya, penyelewengan anggaran bencana merupakan pelanggaran hukum sekaligus bentuk pengkhianatan terhadap penderitaan masyarakat.
''Itu pidana, tanggung jawab kepada Tuhan, dan sama saja menari di atas penderitaan rakyat. Enggak boleh,'' tegasnya.
Adapun rincian pengembalian TKD tersebut yakni Rp 1,6 triliun untuk Provinsi Aceh dan 23 kabupaten/kota, Rp 6,3 triliun untuk Provinsi Sumatera Utara dan 33 kabupaten/kota, serta Rp 2,7 triliun untuk Provinsi Sumatera Barat dan 19 kabupaten/kota. Dana itu dapat digunakan sesuai kebutuhan daerah, antara lain perbaikan jalan dan jembatan, penanganan pengungsi, normalisasi sungai, serta pembersihan wilayah terdampak.
Tito memastikan seluruh kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut menerima pengembalian TKD secara utuh, meski tidak semuanya terdampak langsung bencana. Dampak sosial dan ekonomi, kata dia, dirasakan secara luas.
Dia menargetkan proses transfer dana dapat dimulai awal pekan ini melalui koordinasi Kemendagri dan Kementerian Keuangan. ''Saya harap Senin sudah bisa ditransfer,'' ujarnya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022