
Kantor pusat Nestle di Vevey, Swiss (25/11/2024)
JawaPos.com - Nestlé Indonesia memastikan seluruh produk yang dipasarkan di Tanah Air selain susu formula Wyeth S-26 Promil Gold pHPro 1 aman untuk dikonsumsi dan tidak terdampak isu penarikan produk yang terjadi di sejumlah negara.
Hal itu menyusul penarikan produk tersebut di pasaran karena berpotensi tercemar toksin cereulide. Namun begitu, usai dilakukan penelitian terhadap produk yang beredar di Indonesia, tak ada cemaran tersebut. Meski begitu, penarikan tetap dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian.
“Nestlé Indonesia menegaskan bahwa fasilitas produksi di Indonesia tidak terdampak oleh isu ini, dan seluruh produk yang diproduksi di Indonesia tetap aman untuk dikonsumsi, termasuk produk NUTREN Junior,” tulis Nestlé Indonesia menjawab komentar netizen yang khawatir dengan produk susu formula lain dari Nestlé, dikutip Kamis (15/1).
Perusahaan juga memastikan bahwa seluruh produk impor yang dijual di Indonesia telah memenuhi standar keamanan pangan dan mutu, baik nasional maupun internasional.
“Produk impor yang dijual oleh Nestlé Indonesia tetap memenuhi seluruh persyaratan keamanan pangan dan mutu, dan hal ini telah dikonfirmasi melalui pengujian yang komprehensif,” lanjut pernyataan tersebut.
Nestlé Indonesia menjelaskan, hanya terdapat dua batch produk impor dari Swiss yang dinilai berpotensi terdampak, yakni Wyeth S-26 Promil Gold pHPro 1 untuk bayi usia 0–6 bulan dengan nomor batch 51530017C2 dan 51540017A1. Meski demikian, hasil pengujian menunjukkan produk tersebut tetap aman.
“Kedua batch ini telah diuji menggunakan metode pengujian paling akurat dan hasilnya memastikan bahwa cereulide tidak terdeteksi,” tulis Nestlé.
Sebagai langkah kehati-hatian dan sejalan dengan pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 14 Januari 2026, Nestlé Indonesia memutuskan untuk menghentikan distribusi dan sementara waktu menghentikan impor produk terdampak.
“Nestlé Indonesia telah menghentikan distribusi serta melakukan penarikan produk secara sukarela terhadap dua batch tersebut di bawah pengawasan BPOM,” tegas perusahaan.
Nestlé Indonesia mengimbau konsumen yang memiliki produk terdampak untuk segera menghubungi layanan konsumen.
“Konsumen yang memiliki Wyeth S-26 Promil Gold pHPro dari batch terdampak dapat menghubungi Nestlé Consumer Services di 0800 182 1028 atau melalui email nestle.indonesia@id.nestle.com,” tulis keterangan itu.
“Nestlé Indonesia tetap berkomitmen pada standar mutu dan keamanan pangan tertinggi serta menyediakan informasi yang jelas dan transparan kepada orang tua dan masyarakat luas,” pungkasnya.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
