
Kantor pusat Nestle di Vevey, Swiss (25/11/2024)
JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memerintahkan PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan distribusi produk susu formula bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 di Indonesia. Nestlé juga secara sukarela menarik produk dari pasar usai dugaan adanya potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu yang digunakan dalam produk tersebut.
Lantas, apa itu toksin cereulide yang berpotensi telah mencemari bahan baku dalam produk Nestlé, terkhusus S-26 Promil Gold pHPro 1?
Secara mudah, toksin cereulide yang berpotensi ada dalam produk tersebut adalah toksin yang diproduksi oleh bakteri Bacillus cereus. Toksin ini bersifat tahan panas (heat stable) atau tidak dapat dimusnahkan, atau dinonaktifkan melalui proses penyeduhan dengan air mendidih maupun proses pemasakan biasa.
Bacillus cereus sendiri dapat menyebabkan dua jenis keracunan makanan, yaitu muntah dan diare yang muncul masing-masing 0,5–6 jam dan 8–16 jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.
Penyakit diare ini merupakan akibat dari infeksi bawaan makanan oleh Bacillus cereus enterotoksigenik. Setelah masuknya spora bersama makanan yang terkontaminasi dan pertumbuhan spora di usus, diduga penyakit ini disebabkan oleh enterotoksin labil panas yang diproduksi di usus halus oleh sel-sel vegetatif.
Gejala biasanya dimulai dalam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi dan umumnya meliputi mual dan muntah. Cereulide memengaruhi tubuh dengan mengganggu proses energi seluler normal.
Dalam kebanyakan kasus, penyakit yang disebabkan oleh cereulide bersifat ringan dan singkat. Namun, pencegahan sangat penting,
seperti mendinginkan makanan yang dimasak dengan cepat dan menyimpannya di lemari esadalah cara paling efektif untuk mengurangi risiko.
Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menghentikan distribusi produk susu formula bayi produksi Nestlé, yaitu S-26 Promil Gold pHPro 1 di Indonesia. Nestlé juga secara sukarela menarik produk dari pasar usai dugaan adanya potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu yang digunakan dalam produk tersebut.
Tindakan itu menyusul notifikasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) dan The International Food Safety Authorities Network (INFOSAN) mengenai peringatan keamanan pangan global produk formula bayi produksi Nestlé.
"BPOM telah memerintahkan PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan distribusi dan melakukan penghentian sementara importasi produk tersebut," tulis keterangan resmi BPOM, Rabu (14/1).
"Paralel dengan itu, PT Nestle Indonesia telah melakukan penarikan sukarela (voluntary recall) dari peredaran terhadap seluruh produk formula bayi dengan bets yang terdampak di bawah pengawasan BPOM," tambahnya.
BPOM menegaskan bahwa pengehentian dan penarikan produk S-26 Promil Gold pHPro 1 merupakan bentuk kehati-hatian karena mengingat kerentanan terhadap konsumen yang merupakan bayi.
Sebab, berdasarkan hasil pengujian terhadap sampel produk dari 2 bets produk S-26 Promil Gold pHPro 1 menunjukkan toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ <0,20 µg/kg).
BPOM juga menegaskan bahwa produk yang terdampak tersebut hanya produk S-26 Promil Gold pHPro 1 (formula bayi untuk usia 0–6 bulan) dengan nomor izin edar ML 562209063696 dengan nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1.
"BPOM juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk menggunakan/mengonsumsi produk Nestlé lainnya, termasuk produk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets selain yang disebutkan di atas," tegasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
