
Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun. (Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pemanfaatan lahan di Papua untuk penanaman kelapa sawit sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada energi. Menurut Komarudin, wacana tersebut tidak bisa dijalankan secara tergesa-gesa dan memerlukan kajian yang komprehensif.
Ia menilai, rencana tersebut harus mempertimbangkan berbagai aspek penting, terutama perlindungan lingkungan, keberlanjutan hutan, serta dampaknya terhadap masyarakat adat Papua.
“Wacana ini perlu dikaji secara mendalam karena menyangkut aspek lingkungan, keberlanjutan hutan, dan kehidupan masyarakat adat di wilayah paling timur Indonesia,” kata Komarudin kepada wartawan, Senin (22/12).
Komarudin mengingatkan, Papua selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan hutan tropis yang masih relatif terjaga dan memiliki nilai ekologis tinggi. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang membuka peluang perkebunan skala besar harus dilaksanakan dengan kehati-hatian ekstra.
Legislator Fraksi PDIP itu menekankan, Papua bukanlah wilayah kosong tanpa aktivitas sosial. Di wilayah tersebut hidup masyarakat adat yang menggantungkan kehidupan pada hutan dan sumber daya alam di sekitarnya.
Menurutnya, kebijakan pembangunan di Papua harus dirancang dengan pendekatan yang sensitif terhadap aspek sosial dan budaya, serta menjamin perlindungan hak-hak masyarakat adat agar tidak memicu konflik di kemudian hari.
"Potensi risiko deforestasi apabila perluasan perkebunan sawit dilakukan tanpa kajian lingkungan yang ketat dan pengawasan yang kuat," tegasnya.
Ia menegaskan, pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan kehidupan masyarakat Papua.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan gagasan pemanfaatan lahan di Papua untuk pengembangan komoditas kelapa sawit, tebu, dan singkong sebagai bahan baku energi nabati. Gagasan itu disampaikan saat pengarahan kepada kepala daerah dan perwakilan tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12).
Nama Penulis: SABIK AJI TAUFAN - sabikaji.taufan@jawapos.com
Rubrik/Kanal: Nasional

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
